JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Terekam CCTV, Komplotan Pembobol Minimarket Dua Saudara Gawan Berjumlah 5 Orang. Polisi Temukan Sidik Jari di Tikar

Tim Inafis Polres Sragen saat membawa barang bukti dari Toko Dua Bersaudara Gawan yang dibobol komplotan pencuri, Sabtu (29/9/2018). Foto/Wardoyo
Tim Inafis Polres Sragen saat membawa barang bukti dari Toko Dua Saudara Gawan yang dibobol komplotan pencuri, Sabtu (29/9/2018). Foto/Wardoyo

 

SRAGEN- Aksi komplotan bandit pembobol Toko Dua Saudara Gawan, Tanon dipastikan terekam CCTV yang ada di toko tersebut. Pelaku diketahui berjumlah lima orang dengan mengendarai mobil.

“Kita cek dari rekaman CCTV, kejadian sekitar pukul 02.30 WIB. Pelaku berjumlah sekitar lima orang. Masuk dengan cara menggergaji gembok pintu depan,” papar Kapolsek Tanon, AKP Heru Budiharto mewakili Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman, di sela olah TKP.

Perihal mobil yang digunakan jenis apa, Kapolsek menyebut tak terdeteksi secara detail. Pelaku memarkir mobil di lokasi yang tak terjangkau sorotan CCTV sehingga tidak terlihat di rekaman.

Baca Juga :  Innalillahi, Tambah Lagi Satu Warga Suspek Covid-19 Meninggal dan 4 Positif Hari Ini. Kasud Covid-19 Sragen Jadi 473, Jumlah Korban Meninggal Capai 66 Orang

Namun ia memastikan dari olah TKP di minimarket milik Ragil Suroto (50) itu, tim Inafis sudah mengantongi sidik jari pelaku. Sidik jari itu teridentifikasi tertinggal di karpet.

“Modusnya merusak gembok dengan cara menggergaji,” terangnya.

Saat ini, tim masih mengintensifkan penyelidikan untuk melacak jejak dan identitas para pelaku. Kapolsek menambahkan pelaku menggasak uang tunai Rp 10 juta yang merupakan hasil penjualan satu hari Jumat (28/9/2018) dari jam 08.00 WIB sampai 24.00 WIB.

Baca Juga :  Kisah Pilu 2 Nenek Miskin, Sasiyem dan Kasinem di Kedawung Sragen Kehilangan Rumah Gubugnya Yang Mendadak Ambruk. Satu Nenek Sempat Tertimpa dan Terjebak di Reruntuhan, Terpaksa Ngungsi di Rumah Dasinem

Selain itu pelaku juga menguras dagang rokok berbagai merek berjumlah ratusan dus dan sebagian susu senilai Rp 60 juta.

“Total kerugian Rp 70 juta,” tandasnya.

Sementara pemilik Minimarket Dua Saudara, Ragil Suroto, mengatakan tidak ada firasat atau keanehan sebelum kejadian. Ia juga tak mendapati orang-orang yang mencurigakan pada malam sebelum kejadian. Wardoyo