loading...


Ilustrasi. Foto: pexels.com

SOLO– Universitas Islam Batik (Uniba) Surakarta bekerjasama dengan Universiti Teknikal Malaysia Melaka akan menggelar International Conference, tanggal 4-5 Oktober 2018 mendatang, di Kota Solo.

Wakil Rektor bidang Akademik, kemahasiswaan dan Kerjasama Uniba Surakarta, Dr. Supawi Pawenang menjelaskan, sebanyak 66 Artikel dan 20 Poster akan dipresentasikan dalam Konferensi Internasional tersebut dimana juga difasilitasi untuk dipublikasikan dalam Jurnal terindeks Scopus.

“Kegiatan konferensi internasional kerjasama dengan International Symposium on Research in Innovation and Sustainabilty. Dan akan mengambil tema “everaging Innovation and Humanity for Industri 4.0″,” urainya, Jumat (7/9/2018).

Baca Juga :  Berlakukan Tiket Masuk, De Tjolomadoe Tambah "Pengalaman" Baru

Ditambahkan Supawi, seluruh artikel yang akan dipresentasikan telah melalui proses revisi oleh  20 Pakar sebagai reviewer, dan pihaknya sebagai Panitia Penyelenggara memberikan batasan terakhir pada 8 September 2018 untuk proses Revisi.

“Ke-66 artikel yang 50 persennya karya ilmiah para Dosen UNIBA Surakarta, selain dipresentasikan dalam konferensi Internasional juga akan  difasilitasi untuk dipublikasikan dalam Jurnal terindeks scopus. Setelah proses revisi panjang, inilah yang kemudian kita publish, makanya kita menjamin bisa masuk ke Jurnal terindeks scopus. Ini merupakan tahun pertama, dan pengadaannya berbeda dengan yang lain,” terangnya.

Baca Juga :  Polresta Surakarta Ringkus 19 Pelaku Penyalahgunaan Narkoba Termasuk Seorang Gadis Cantik Pengedar Sabu

Supawi menjelaskan, pihaknya akan terus memantau ke 66 artikel agar dapat lolos sehingga lolos dalam Jurnal terindeks scopus. Sedangkan 20 Poster yang akan dipresentasikan juga akan dipublish dalam proseding yang juga terindeks Scopus.

“Usai Konferensi Internasional, keluarga besar UTEM  akan memanfaatkan waktu di Solo untuk Family Gathering pada 6 dan 7 Oktober 2018. Kami sebagai fasilitator akan mengajak Tamu dari Malaysia ke sejumlah objek wisata alam dan wisata budaya di Kota Solo dan Yogjakarta,” pungkasnya. Triawati PP

Loading...