loading...

Humas UNS

SOLO– Setelah tahun lalu mengharumkan nama Indonesia dengan menjadi juara  ke- 3 pada ajang kompetisi paduan suara Internasional 63rd International Choral Contest Habaneras and Poliphony di Torrevieja, Spanyol serta menjadi Grand Champion pada kompetisi nasional 6th Satya Dharma Gita National Choir Festival di Semarang,  tahun 2018 ini Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Voca Erudita Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta kembali menorehkan prestasi yang sangat membanggakan.

Ketua Umum PSM Voca Erudita UNS, Aurelius Arlitha Chandra mengatakan, di ajang Soegijapranata Choral Festival yang berlangsung di Universitas Katolik Soegijapranata, Semarang pada tanggal 6 hingga 9 September 2018 kemarin, PSM Voca Erudita UNS berhasil menggondol lima prestasi sekaligus. Diantaranya yaitu  memperoleh  Best Interpretation for Indonesia Contemporary Choral Music, Champion of Mixed category, Champion of Equal Voices category, Gold A Medal for Folklore category dan berhasil meraih Grand Champion of Soegijapranata Choral Festival for Voca Erudita Female Choir sekaligus menjadi debut pertama Voca Erudita dalam formasi Equal Voices.

“Dari 8 kategori yang di lombakan, Voca Erudita mengikuti Tiga kategori. Tiga kategori tersebut diantaranya yaitu  kategori Mixed, Equal Voices dan Folklore,” kata Aurelius, Rabu (12/9/2018).

Kategori Mixed merupakan kategori dengan penyanyi yang berumur 18 tahun ke atas yang terdiri atas 4 jenis kelompok suara yaitu Sopran, Alto, Tenor dan Bass ( SATB ), Kategori Equal Voices merupakan kategori dengan penyanyi sejenis, pada kategori ini Voca Erudita mengirim tim dengan formasi Female Choir yang terdiri atas kelompok suara wanita yaitu Sopran dan Alto, dan kategori Folklore merupakan kategori yang berisi nyanyian lagu-lagu daerah yang berasal dari dalam maupun luar negeri. Sebanyak 58 penyanyi, bersama 2 konduktor yaitu Redi Sabtono dan Agata Martha Wardani maju membawakan lagu-lagu pada kategori Mixed dengan judul Locus Iste, Exsultate Deo, dan De Profundis.

Pada kategori Equal Voices, Voca Erudita menyanyikan lagu Duo Seraphim, Der Wasserman dan Cantate Domino. Lalu pada kategori Folklore menyanyikan lagu daerah yang berasal dari Filipina, yaitu Pamugun dan lagu daerah yang berasal dari lagu Adat Tradisional Bugis, Sulawesi Selatan, yaitu Ma Rencong Rencong dengan dibarengi dengan tampilan koreografi yang sangat memukau karya Paulus Wisnu Krisnamurti.

“Soegijapranata Choral Festival di Semarang ini diikuti oleh 47 kelompok paduan suara yang berasal dari dalam negeri dan luar negeri yaitu 1 diantaranya berasal dari negara Filipina,” terang Aurelius.

Loading...

Ditambahkan Aurelius, dibutuh waktu kurang lebih empat bulan untuk proses berlatih.

“Penghargaan yang kami raih berkat kesehatian dan bernyanyi tulus dengan hati dari tiap personalnya,” ujarnya.

Dengan prestasi yang di dapatkan ini, Voca Erudita berharap dapat terus konsisten menorehkan prestasi dan membanggakan nama almamater UNS.

“Dan kami akan terus belajar menjadi lebih baik lagi agar dapat terus berprestasi di tingkat Nasional maupun tingkat Internasional. Dan kami juga mengucapkan terimakasih atas dukungan dari semua pihak yang telah membantu Voca Erudita dalam proses kompetisi Soegijapranata Choral Festival,” pungkas Aurelius. Triawati PP

Loading...