JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Saking Kalapnya, Bayi Yang Gagal Digugurkan Itu  Dibekap   Hingga Tewas

Tribunnews

SEMARANG – Cinta dan nafsu hanya berbatas sehelai rambut. Adalah sejoli mahasiswa, Defa (18) dan Maheswari (19) yang tak mampu menahan nafsu di antara cinta keduanya. Sehingga mereka terjerumus dalam perbuatan terlarang.

Celakanya, ketika perbuatan itu berbuah kehamikan, mereka tak siap bertanggung jawab. Alhasil, mereka terjerumus dalam perbuatan bejat, yakni menggugurkan kandungan.

Ketika upaya mereka gagal, keduanya terjerumus lagi dalam perbuatan kriminal, yakni membunuh bayi hasil hubungan percintaan itu dengan cara membekap mulut sang bayi yang tak berdosa itu hingga tewas.

Baca Juga :  Ini Para Tokoh Penerima Penghargaan Tokoh Inspiratif Jateng 2022. Mulai Menlu Retno Marsudi hingga Gibran Rakabuming

Kebiadaban pasangan itulah yang  direkonstruksi oleh Polisi  di dua tempat di Kota Semarang.

Rekonstruksi pertama dilakukan di sebuah kos-kosan di daerah Gang Pete, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Rabu (12/9/2028). Ada sekitar 25 adegan di lokasi tersebut yang disaksikan oleh warga sekitar.

Di lokasi tersebut digambarkan bagaimana tersangka Maheswari Nabila melahirkan seorang bayi hasil hubungannya dengan Defa seorang diri. Wanita yang tampak mengenakan kerudung hitam itu mempraktikkan bagaimana proses persalinan ia lakukan tanpa bantuan petugas medis.

Baca Juga :  Mahasiswa MPP Unsoed Rancang PPM dalam Budidaya Herbal Berkelanjutan

Dalam adegan ke 19, ia menunjukkan bagaimana ia membekap bayi yang baru saja ia lahirkan.

Ia mengungkapkan maksudnya adalah agar anaknya tidak mengeluarkan suara tangisan hingga terdengar oleh penghuni kos. Namun sayang bayi mungil berjenis kelamin perempuan itu justru meninggal dunia.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com