loading...
Loading...
Kondisi 6 warga Karanganyar saat dievakuasi menuju kepulangan ke Karanganyar dari Palu. Foto/Istimewa

KARANGANYAR- Pemkab Karanganyar meminta para camat untuk melakukan pendataan jika ada warga yang merantau di Palu dan Sulteng. Jika terdampak gempa dan tak bisa pulang, diminta mengontak BPBD.

Hal itu disampaikan Sekretaris daerah (Sekda) Karanganyar, Samsi Rabu (10/10/2018). Kepada wartawan, ia mengatakan pihaknya telah memerintahkan seluruh camat untuk melakukan pendataan terhadap seluruh warga di wilayahnya.

“ Para camat sudah saya perintahkan untuk melakukan pendataan terhadap warganya  yang kemungkinan masih berada di Palu, Siggi dan Donggala. Jika memang ada segera laporkan. Jika kesulitan untuk pulang, segera menghubungi Pemkab atau BPBD, ” kata Samsi, Rabu (10/10/2018).

Baca Juga :  Bersenjata Kapak, Raja Begal Sadis Asal Sumatera Yang Ditembak di Karanganyar Ternyata Sudah Beraksi di 44 Lokasi di Solo Raya

Saat ini, menurut Samsi, sejumlah warga  Karanganyar yang menjadi korban gempa di Palu, telah kembali. Terhadap warga ini, ia meminta pemerintah kecamatan setempat untuk melakukan pendataan.

Samsi juga mengungkapkan, sejumlah warga Karanganyar sampai saat ini juga masih berada di Palu, terutama warga yang mengikuti program taransmigrasi, dan belum ada yang pulang.

“Warga kita yang transmigrasi juga ada, dan sampai saat ini, belum ada yang kembali ke Karanganyar. Untuk itu, kita terus melakukan penelusuran melalui BPBD,” ujarnya. Wardoyo

Loading...