JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Duka Petani Sarangan Akibat Kecelakaan Maut Mobil Pasangan Selingkuh. Sejumlah Lahan Kentang Rusak Parah

Foto bangkai mobil yang terjun ke jurang di Sarangan. Insert/foto korban LC cantik. Kolase/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Foto bangkai mobil yang terjun ke jurang di Sarangan. Insert/foto korban LC cantik. Kolase/Wardoyo

 

MAGETAN- Kecelakaan mobil di wilayah Sarangan, Magetan yang menimpa sebuah mobil Honda CRV putih, keluaran 2018, nopol T 1201 EJ, terjun ke jurang hingga menewaskan satu orang, juga menyisakan duka bagi petani.

Akibat kecelakaan itu, mobil yang  ditumpangi oleh sepasang pria dan wanita yang belakangan disebut sebagai pasangan selingkuh itu juga merusak lahan kentang.

Sejumlah saksi mata menyaksikan kecelakaan itu begitu tragis. Mobil sempat terjun ke jurang di Sarangan sedalam 200 meter sehingga mobil gress itu ringsek tak berbentuk.

Baca Juga :  Terungkap, Perempuan Muda Yang Tewas Kecelakaan Bersama Kades Gilirejo Baru Diketahui Bernama Sutiyem dari Gemolong. Pak Kades Dilaporkan Patah Tulang Rusuk

Menurut saksi mata, mobil CRV yang melaju dari arah Sarangan, Magetan (Barat) menuju Magetan kota (Timur). Sesampai belokan atas kebun stroberi, mobil nahas itu malah melaju kencang dan terbang ke jurang sedalam 200 meter.

Supri salah satu pemilik lahan yang dilewati kendaraan saat evakuasi bangkai mobil, yang tanaman kentangnya rusak, mendapat ganti, meski tidak memadai.

“Tanaman kentang milik saya yang rusak karena dilalui menderek bangkai mobil, semua diganti. Tapi kalau dibandingkan hasil panen ya tidak memadai. Tapi tidak apa apa, ini musibah,” kata Supri.

Baca Juga :  Sopir Minibus Maut Yang Kecelakaan di Kemuning Karanganyar Ditahan 1 x 24 Jam. Polisi Duga Sopir Tak Hafal Medan, Kondisi Jalan Berkelok Ekstrim 

Tidak hanya kebun tanaman kentang Supri, tapi juga lahan milik Suparno yang rusak tertimpa mobil dan diinjak injak warga yang menonton bangkai mobil itu pun mendapat ganti.

“Saya sudah diberi ganti rugi, tidak apa, ini kan kecelakaan. Lagi pula yang tanamannya rusak tidak hanya milik saya saja. Tetangga kebun ini banyak yang rusak,” kata Suparno.

www.tribunnews.com