JOGLOSEMARNEWS.COM Edukasi Kesehatan

Ini Cara Mencegah Penyakit Hepatitis B Ala Anggota Kodim 0728/Wonogiri

Anggota Kodim 0728 Wonogiri menerima vaksin Hepatitis B.
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Anggota Kodim 0728 Wonogiri menerima vaksin Hepatitis B.

WONOGIRI-Kondisi kesahatan sangat penting apalagi kesehatan seorang prajurit dan PNS. Dengan tuntutan tugas yang sangat padat seorang prajurit dan PNS harus tetap sehat dan kuat.

Atas dasar itulah Klinik Pratama Kartika-28 Wonogiri Kodim 0728/Wonogiri melaksanakan Program Vaksinasi Hepatitis B TA. 2018 kepada seluruh anggota jajaran Kodim 0728/Wonogiri. Kegiatan dipusatkan di aula Makodim, Rabu (24/10/2018).

Selain menerima vaksin, para prajurit dan PNS juga menerima sosialisasi untuk mengetahui penyakit hepatitis B berikut gejala-gejalanya. Petugas vaksin selain anggota dari Klinik Pratama Kartika-28 Wonogiri dengan dibantu oleh dokter Dika Ambarkusuma yang merupakan dokter klinik juga dibantu PNS Wahyu dari Denkesyah 04.04.04 Surakarta.

Baca Juga :  Wonogiri Tetap Belum Bakal Terapkan Pendidikan Tatap Muka Seperti Ini Alasannya

Dandim 0728/Wonogiri melalui Pasipers Kapten Inf Prahwoto mengatakan, tujuan kegiatan itu mencegah dan menangkal penyakit Hepatitis B. Selain itu, Dandim berharap melalui kegiatan ini para prajurit semakin sadar hidup sehat dan supaya rutin memeriksakan kesehatannya secara berkala.

“Lebih baik mencegah daripada mengobati,” kata dia.

Baca Juga :  Update COVID-19 Wonogiri, Jumlah Kasus Terkonfirmasi Positif Corona Menjadi 30 Setelah Ada 1 Penambahan Dari Tenaga Medis

Sementara dokter Dika Ambarkusuma menegaskan hepatitis adalah penyakit menular. Lantaran itu bagi prajurit harus mengikuti vaksin untuk mencegah penyakit tersebut.

“Hepatitis B adalah infeksi serius pada hati yang disebabkan oleh virus Hepatitis B (HBV). Hepatitis B bisa menyebabkan kondisi akut dan kronis pada pasien. Jika sudah memasuki level kronis, penyakit ini bisa membahayakan nyawa penderitanya. Jika tidak segera ditangani, penderita hepatitis B kronis berisiko terkena sirosis, kanker hati, atau gagal hati,” tegas dia. Aris Arianto