loading...
Aneka motif batik Wonogiren.

WONOGIRI-Batik dan seluk-beluknya kini sudah begitu merakyat dan melekat di hati masyarakat. Beragam motif dan pelaku bisnis baru pun terus bermunculan. Lalu bagaimana langkah atau tips sukses menjadi pengusaha batik di tengah persaingan yang kian ketat itu?

Mawan Tri Hananto, Kasubag Hubungan Media Bagian Humas Setda Wonogiri, saat jam istirahat tidak keluar ruangan segera. Namun dia memilih asyik chatting melalui telepon selulernya.

“Alhamdulillah, dapat pesanan lagi,” ungkap pria kelahiran 5 Mei 1981 ini, Selasa (9/10/2018).

Pesanan yang dimaksud adalah batik. Mawan, mantan ajudan Bupati Wonogiri itu ternyata menekuni bisnis batik. Bukan sekedar pedagang atau reseller. Tapi dia memproduksi sendiri batik-batiknya di bawah bendera Sido Batik.

Yang membedakan antara batik buatannya dengan produksi lain adalah motif atau coraknya. Mawan tak hanya memadukan pakem batik corak konvensional dengan modern, tapi juga mencipta aneka corak batik yang orisinil sebagai karya terkini.

Baca Juga :  Ingin Target Bisnis Mudah Tercapai, Aqua Dwipayana Sarankan Intensif Bersilaturahmi

Misalnya, corak batik batu akik, ketika demam akik melanda beberapa waktu lalu. Selanjutnya ada corak naga. Kreasi batik corak naga, ungkap Mawan, ikut dikoleksi oleh Mendagri Cahyo Kumala.

Ketika melihat anak muda suka musik reggae, Mawan terinspirasi membuat corak batik Reggae. Corak batik reggae kerap dipakai manggung grup musik Sukir Genk Javarock Reggae. Corak berwarna gabungan merah, hijau, dan kuning itu juga dipesan khusus oleh protokol Presiden RI.

“Pebisnis baru terus bermunculan, persaingan tidak bisa dihindari. Yang terpenting bagi saya adalah menampilkan karya yang berbeda dengan berdasarkan kreatifitas,” ujar Mawan sambil mengatakan batik produksinya dibanderol kisaran Rp150 ribu hingga di atas Rp1 juta.

Baca Juga :  Pertumbuhan Ekonomi Soloraya Diperkirakan Naik Tahun 2018 Ini

Kreatifitas juga menjadi kata kunci seorang Deka Novendra. Mantan Duta Wisata Wonogiri 2007 ini serius menggarap potensi batik tulis Wonogiri. Melalui tangan kreatifnya telah meluncur aneka motif batik yang telah melanglang buana.

“Produk saya dipakai Mister Teen Indonesia di ajang Mister Teen International 2016 di Tahiland. Alhamdulillah, dia menjadi juara,” jelas Deka melalui Whatsapp.

Sementara Sri Purwanto dari TSP Batik Wonogiren menjelaskan, Wonogiri memiliki batik khas yang disebut batik Wonogiren. Ciri batik Wonogiren ada empat, yaitu dasaran jene atau kuning kecoklatan, motif biasanya sekaran atau bunga, coraknya bledak, dan yang unik ada babaran (guratan) pecah atau remukan.

Menurut dia, babaran pecah awalnya sebenarnya merupakan hasil proses pembatikan yang cacat. Namun karena bentuknya yang acak dan tak sama, hal itu justru terlihat unik dan menarik.

Baca Juga :  Longsor dan Angin Kencang di Purwoharjo Wonogiri. 2 Rumah Rusak Berat

“Untuk memasarkan batik Wonogiren, kami selalu berusaha mengikuti setiap pameran, baik kabupaten, provinsi, maupun nasional. Kami juga gencar memberikan pemahaman kapada masyarakat soal sejarah batik,” jelas dia. Aris Arianto


Loading...