loading...
Loading...
tempo.co

JAKARTA – Kalau dulu simbol dukungan untuk pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin adalah satu jari telunjuk. Namun kini salam itu telah diperbarui, yakn dengan satu jempol.

Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi – Ma’ruf Amin menamainya dengan salam jempol.

“Salamnya diberi nama salam jempol, jempol itu bermakna baik dan maju untuk rakyat yang hebat dan berhasil,” kata Sekretaris TKN, Hasto Kristiyanto di Surabaya, Minggu (28/10/2018).

Baca Juga :  Lowongan CPNS 2019, Basarnas Buka 391 Formasi, Tersedia untuk Lulusan SMA D3 dan S1, Ini Rincian Lengkapnya

Hasto mengatakan, salam jempol memiliki kombinasi, yaitu tos jempol. Dia mengatakan tos jempol dilakukan saat dua orang pendukung Jokowi-Ma’ruf bertemu.

Tos jempol dilakukan dengan menyentuhkan dua kepalan tangan, disusul sentuhan dua jempol sebagai klimaksnya.

“Salamnya sengaja mempertemukan dua jempol,” kata dia.

Baca Juga :  Kasus Video 3 Lawan 1 Vina Garut, Berkas 2 Tersangka Dilimpahkan ke Jaksa Vina Berkerudung Hitam

Jokowi dan Ma’ruf Amin sempat memperagakan gaya baru itu dalam rapat kerja nasional TKN Jokowi-Ma’ruf di Surabaya hari ini. Politikus dan seribuan anggota tim dan relawan mengikuti pose tersebut.

Hasto menuturkan menyatunya dua jempol adalah simbol persatuan antara parpol dan relawan pendukung Jokowi – Ma’ruf. Jempol, kata dia, juga menyimbolkan tim akan melakukan kampanye positif.

Baca Juga :  Rapat Perdana Menhan Prabowo dengan DPR Hujan Interupsi, Prabowo Enggan Terbuka Soal Anggaran

“Tanpa politik kebohongan, tanpa skenario menjadi korban (playing victim),” kata dia.

Selain memperkenalkan salam jempol, TKN juga melahirkan 14 butir rekomendasi dalam kampanye di rapat itu. Salah satunya adalah TKN menargetkan perolehan suara 70 persen untuk pasangan tersebut.

www.tempo.co

 

Loading...