JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kalapas Sragen dan 2 Kasie Geruduk Ponpes Walisongo. Pimpinan Ponpes Nyatakan Dukung Normalisasi Lapas

Kalapas Sragen, Yosef Benjamin Yembise (kanan) saat berkoordinasi dengan Pimpinan Ponpes Walisongo, Ma'ruf Islamudin. Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Kalapas Sragen, Yosef Benjamin Yembise (kanan) saat berkoordinasi dengan Pimpinan Ponpes Walisongo, Ma’ruf Islamudin. Foto/Wardoyo

SRAGEN- Kepala Lapas Kelas II A Sragen, Yosef Benjamin Yembise mendadak mendatangi Ponpes Wali Songo di Sungkul, Karangmalang, kemarin. Kedatangan Kalapas baru kelahiran Papua itu untuk menemui pimpinan Ponpes, Ma’ruf Islamudin.

Saat menyambangi Ponpes, Kalapas hadir didampingi Kasie Binadik dan Kasie Giatja. Setiba di Ponpes, Yosef langsung disambut dan diterima oleh Pimpinan Ponpes.

“Kedatangan kami dalam rangka silaturahmi. Yang kedua, untuk menjalin koordinasi dengan pimpinan Ponpes

Baca Juga :  Diliputi Wajah Sedih, Keluarga 3 Korban Tewas Kecelakaan Maut Plupuh Sragen Terima Santunan Rp 150 Juta dari Jasa Raharja

guna mendapatkan dukungan sekaligus bersinergi untuk program peningkatan dan pembinaan kerohanian warga binaan di Lapas Sragen,” papar Yosef Rabu (23/10/2018).

Yosef menguraikan program kerohanian memang menjadi salah satu program yang ditekankan di Lapas Sragen. Lewat pembinaan kerohanian diharapkan bisa membentuk akhlak dan menyadarkan para napi sehingga benar-benar sudah siap dan bisa diterima kembali oleh masyarakat ketika bebas nanti.

Baca Juga :  Terlanjur Bersemangat Masuk Sekolah, Siswa TK hingga SMP di Sragen Terpaksa Harus Kembali Belajar di Rumah. Saking Semangatnya Siswa Baru Sampai Sudah Pakai Seragam!

Dalam anjangsana itu, ia juga sempat mengutarakan salah satu progran prioritasnya untuk menormalisasi Lapas Sragen sehingga terbebas dari praktik pungli, narkoba maupun praktik negatif lainnya.

Hal itu pun mendapat respon positif dan secara tersirat, Ma’ruf menyatakan dukungan terhadap program pembenahan dan normalisasi yang kini tengah digeber di Lapas Sragen. Wardoyo