loading...
Loading...
Sr Cresentia menyerahkan antologi karya siswa SD Marsudirini dalam launching swkolah literasi, Rabu (24/10/2018) z Joglosemarnews/suhamdani

SOLO – SD Marsudirini Solo akan mewajibkan orang tua pengantar anak untuk membaca buku di sekolah.  Demikian diungkapkan oleh Sr M Crescentia OSF SPd selaku kepala sekolah tersebut,  Rabu (24/10/2018).

“Dalam waktu dekat, ruang tunggu di beberapa sudut sekolah akan dilengkapi dengan sudut baca,” ujar Sr Crescentia saat memberikan sambutan dalam launching SD Marsudirini sebagai sekolah literasi di Solo Paragon Mall.

Baca Juga :  Persemki : Lulusan Sekolah Kesehatan Diuntungkan Dalam Era Revolusi Industri 4.0 Karena Tidak Terganti Dengan Robot

Lebih lanjut Sr Crescentia mengatakan, hal itu merupakan konsekuensi dan komitmen sebagai sekolah literasi.

Bahkan untuk memantau hal itu, dia menegaskan bakal memasang CCTV di sudut-sudut baca yang akan dibangu tersebut. Dengan demikian, Ortu siswa yang datang dan tidak membaca buku akan ketahuan.

Baca Juga :  Gibran Maheswara, Siswa Kelas 2 SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo  Raih Juara Festival Dalang Cilik Nasional

Selain membangun pojok baca, sebagai sekolah literasi, SD Marsudirini Solo mewajibkan siswa maupun guru untuk membaca  15 menit sebelum kegiatan belajar mengajar (KBM) dimulai.

“Kegiatan literasi tidak hanya menyangkut anak-anak, tapi kolaborasi antara keduanya. Bahkan juga dengan lingkungan sekitar,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo menyambut positif.

Baca Juga :  5 Anggota Dewan Ambalan SMK IT Smart Informatika SOLOPEDULI Ikut Suksekan Kemah Wilayah VII JSIT

“Tapi jangan kaget kalau sewaktu-waktu saya akan cek langsung ke sekolah,” ujarnya.

Walikota menegaskan, gerakan literasi memang harus dilakukan sinergis  antara beberapa pihak, baik sekolah, keluarga  maupun lingkungan.  Oleh karena itu, Walikota mengusulkan agar di kompleks Solo Paragon Mall   pun disediakam sudut-sudut baca. #suhamdani

Loading...