loading...
Loading...
Kobaran api melahap dua rumah warga di Kedawung, Mondokan, Rabu (10/10/2018). Foto/Istimewa

SRAGEN- Kebakaran hebat melanda Desa Kedawung, Mondokan, Rabu (10/10/2018) siang. Dua rumah milik Harjo Suwardi (70) warg Dukuh Kutorejo, RT. 20, Desa Kedawung, Mondokan ludes dilalap si jago merah.

Tak hanya itu, kobaran api juga meludeskan harta benda milik kakek yang berprofesi sebagai petani itu. Termasuk uang tunai Rp 12 juta yang ikut hangus jadi abu.

Baca Juga :  Pungli Alsintan Sragen Disebut Capai Lebih Dari Rp 20 Miliar. Beredar Kabar Ada Bukti Transfer ke Oknum Pengurus Parpol, Polres Mulai Lakukan Penelusuran

Data yang dihimpun, kebakaran terjadi pukul 14.00 WIB. Kebakaran diduga bermula dari korsleting listrik di rumah korban hingga memunculkan percikan api.

Celakanya, api langsung membakar tumpukan jerami di belakang rumah korban. Kondisi kandang dari kayu dan jerami kering, membuat api makin tak terkendali.

Akibatnya, dua rumah milik korban yang berukuran 12 x 20 meter dan 10 x 20 meter yang berdampingan, ludes tak tersisa. Beruntung korban bisa memyelamatkan diri meski harta bendanya tak sempat dievakuasi.

Baca Juga :  Hasil UN 2019, SMPN 1 Sragen Berjaya di Peringkat Pertama, 5 SMP Swasta Unggulan Bertengger di 10 Besar 
Sapi milik korban yang sempat tersulut kobaran api dan mengalami luka bakar

Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman melalui Kapolsek Mondokan, AKP Kabar Bandiyanto menyampaikan selain dua rumah, kebakaran juga menghanguskan 2 sertifikat pekarangan tanah luas sekitar 600 meter, uang tunai  sebesar Rp.12.000.000 dan surat-surat penting lainya juga ikut terbakar.

Baca Juga :  Kades Terjerat Pungli Rp 600 Juta Dikabarkan Mau Nyalon Lagi, Warga Desa Trobayan Desak Kepastian Polisi 

Selain itu, dua ekor sapi milik korban sempat tersulit api dan mengalami luka bakar. Kerugian total diperkirakan mencapai Rp 100 juta.

” Dari hasil olah TKP, diduga penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik  Atas kejadian tersebut  dilaporkan ke Polsek Mondokan guna penyelidikan lebih lanjut,” terangnya. Wardoyo

Loading...