JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Keren, Sragen Bakal Dipimpin Dandim Lulusan Philipina. Pernah Jadi Pasukan PBB, Statusnya K03 

Letkol Kav Luluk Setyanto. Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Letkol Kav Luluk Setyanto. Foto/Wardoyo

SRAGEN- Sragen kembali kedatangan pejabat forkompida baru. Adalah Letkol Kav Luluk Setyanto yang resmi mengemban jabatan baru sebagai Komandan Kodim 0725/Sragen.

Luluk menggantikan seniornya, Letkol Arh Camas Sigit Prasetyo. Camas yang juga lulusan Australia, beralih tugas di Mabesad sebagai Letkol mantab yang tinggal menunggu job kolonel.

Letkol Luluk resmi dikukuhkan melalui sertijab yang digelar di Makodim, Senin (8/10/2018). Sebuah prosesi penyambutan meriah dan tarian gambyong menandai kedatangan pimpinan baru di Kodim Bumi Sukowati itu.

Baca Juga :  Dapat Majikan Kejam di Arab, Surani TKW Asal Sragen Mengaku Hanya Digaji 1.000 Riyal Perbulan Sampai 18 Tahun Tak Bisa Pulang. Segini Kalau Dirupiahkan!

Kepada wartawan, Luluk mengatakan jabatan Dandim di Sragen adalah jabatan teritorial yang pertama kali untuknya. Sebelumnya ia bertugas di Bandung Pusenkav, Seskoad dan terakhir di Batalyon Kav IV.

“Status saya K03. Nikah anak tiga,” ujarnya sumringah.

Ia menyandang gelar MPM yang merupakan kependekan Master Public Manajemen dari Sekolah Staff dan Komando di Philipina. Pengalaman tugasnya pun tak kalah mencengangkan.

“Saya Alhamdulilah pernah bertugas di darurat militer, lalu mendapat amanah jadi bagian pasukan PBB sebagai militer observer di Kongo 2013-2014,” terangnya.

Baca Juga :  Kabar Duka Sragen, Satu Warga Sambirejo Meninggal dengan Status PDP Corona. Jadi Korban Meninggal ke-24, Sempat Dirawat di RSUD Sragen
Prosesi penyambutan oleh jajaran perwira dan tarian gambyong. Foto/Wardoyo

Terkait instruksi khusus dari pimpinan untuk Sragen, Dandim kelahiran Kendal itu mengaku tidak ada. Namun karena dalam waktu dekat akan ada program TMMD reguler dari pusat yang ditempatkan di Sragen, pihaknya pun akan berusaha menyiapkan sebaik-baiknya agar TMMD berjalan lancar dan dirasakan optimal untuk masyarakat.

“Mohon bantuan dukungannya ya, semoga bisa guyub rukun satu tujuan menyejahterakan Sragen,” tandasnya. Wardoyo