loading...
Loading...
Medan yang sulit tak mematahkan semangat operator excavator untuk menyukseskan program TMMD di Sukorejo. Foto: Wardoyo

SRAGEN—Selain mesin molen senjata utama dalam TMMD Reguler ke-103 Kodim 0725/Sragan di desa Sukorejo, Sambirejo, Sragen adalah excavator (Bego).  Untuk bisa mengoperasikan alat ini dibutuhkan latihan dan ketrampilan khusus.  Salah satu operator  Eexcavator (Bego) dalam TMMD di desa Sukorejo ini adalah Kopda Agus Santoso.

Dari awal pelaksanaan program TMMD ini Tim Satgas membawa satu unit Excavator (Bego) yang  langsung diterjunkan ke lokasi sasaran TMMD.  Bukan tanpa alasan, pengerahan alat berat excavator ini dimaksudkan untuk  membantu dan mempercepat pengerjaan pembukaan jalan maupun pembuatan Embung.

Selain mempermu dan meringankan  proses kerja alat berat ini juga  menghemat waktu kerja. Apabila pengerjaan TMMD di Sukorejo dikerjakan secara manual pastilah akan memakan waktu dan tenaga cukup lama.  Hal inilah yang menjadi alasan pengerahan alat berat ke sasaran-sasaran.

Foto: Wardoyo

Alat berat ini digunakan untuk mengeruk tanah yang akan dijadikan pondasi maupun membuat lubang embung maupun saluran air.

Peltu Ketut menyampaikan bahwa dalam kegiatan ini dirinya mempunyai tugas tambahan yakni mendampingi dan mengarahkan operator excavator untuk melakukan pembersihan awal di  lokasi pekerjaan TMMD Reguler ke 103 Kodim 0725/Sragan.  Ke depan pun dirinya  akan terus mendampingi operator alat berat ini  dari awal hingga akhir kegiatan, dengan harapan  pekerjaan dapat  dikerjakan secara maksimal  dan terukur.

Sulitnya medan di lokasi TMMD tidak menjadi halangan bagi operator excavator, bahkan menjadi tantangan tersendiri bagi operator.

Kopda Agus Santoso operator excavator Prajurit mengatakan terkesan dengan keramahan warga Sukorejo.  Sikap warga ini menjadikan semangat tersendiri bagi dirinya.

“Saya melihat dalam kegiatan TMMD ini kekompakan dan loyalitas betul – betul tertanam sehingga dalam bekerja tidak terasa beban dan kelelahan didalam menjalani pekerjaan ini,” kata Kopda Agus Santoso, Minggu (28/10/2018).

Ia berharap kebersamaan dan kekeluargaan ini terus berlangsung dan terjaga bukan hanya pada pelaksanaan TMMD Kodim Sragen dari awal sampai dengan akhir saja akan tetapi bisa bertahan dimanapun kapanpun bertemu. Marwantoro S

Loading...