JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Palu Diguncang Gempa-Tsunami, 104 Warga Karanganyar Dipastikan Selamat dan Berhasil Pulang. Pemkab Diminta Dirikan Posko di Palu 

Ilustrasi pengungsi
madu borneo
madu borneo
madu borneo

Kondisi 6 warga Karanganyar saat dievakuasi menuju kepulangan ke Karanganyar dari Palu. Foto/Istimewa

KARANGANYAR- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar, melansir data sejauh ini sudah ada 104 warga Bumi Intanpari yang berada di Palu dan sudah pulang ke kampung halaman pasca musubah gempa disertai tsunami. Sementara, DPRD meminta Pemkab segera mendirikan pusat layanan informasi bagi warga Karanganyar yang keluarganya masih berada di lokasi bencana Palu, Siggi dan Donggala.

Hal tersebut dikatakan Ketua Komisi D DPRD Karanganyar, Endang Muryani, melalui telepon selularnya, Rabu (10/10/2018).

Baca Juga :  Terus Meroket, Kasus Positif Covid-19 Karanganyar Melambung Jadi 642 Kasus. Jumlah Warga Meninggal Probabel Hingga Positif Mencapai 124 Orang

Menurut Endang, saat ini, selain 12 orang yang telah kembali ke Karanganyar, sebanyak 82 warga Jumapolo, 9 warga Kebakramat serta 1 orang warga Gondangrejo, juga sudah kembali ke daerah masing-masing.

Bahkan sebagian korban gempa Palu yang merupakan warga Jumapolo ini, dijemput di Bandara Djuanda Surabaya.Warga Jumapolo yang sebagian besar bekerja sebagai pedagang dan buruh bangunan di Palu ini, sebagian ditampung di rumah kerabatnya.

Baca Juga :  Makin Ganas, Kasus Positif Covid-19 Karanganyar Meroket Jadi 671 Kasus. Jumlah Warga Meninggal Probabel Hingga Positif Sudah Mencapai 125 Orang

“ Saya minta Pemkab proaktif berkoordinasi dengan tim penanganan bencana  di Palu untuk mencari keberadaan warga Karanganyar . Pemkab juga segera  membuka pusat layanan informasi untuk membantu memberikan informasi kepada masyarakat. Warga Karanganyar yang  merasa mempunyai  keluarga di Palu bisa melaporkan ke posko informasi tersebut, sehingga Pemkab bisa dengan cepat menindaklanjuti,” kata Endang, Rabu (10/10/2018). Wardoyo