JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Parah, Sudah Terciduk Hobi Video P0rn0, Puluhan Pelajar di Karanganyar Ternyata Tak Hafal Pancasila

Pelajar y
madu borneo
madu borneo
madu borneo

Pelajar yang tertangkap membolos dan mengoleksi video p0rn0 saat dihukum Selasa (9/10/2018). Foto/Wardoyo

KARANGANYAR- Fakta miris soal perilaku pelajar kembali menyeruak. Tak hanya tertangkap membolos dan rokokan, puluhan pelajar di Karanganyar ternyata juga kedapatan sudah hobi nonton video p0rn0.

Kebiasaan buruk itu terungkap dari temuan kolekai video bokep di HP mereka saat diperiksa petugas Satpol PP Selasa (9/10/2018). Total ada 25 siswa dari berbagai sekolah swasta di Karanganyar yang terjaring Satpol PP  di sejumlah warung.

Puluhan pelajar yang bolos sekolah ini, lantas digelandang ke Kantor Satpol PP untuk dilakukan pendataan.

Ironisnya, mereka ditangkap saat masih berseragam sekolah. Kepala Bidang Penegakan Perda Satpol PP Karanganyar, Joko Nugroho mengatakan, para pelajar yang terjaring ini, merupakan siswa kelas VIII SMP dan kelas II SMK salah satu sekolah swasta.

Baca Juga :  Lagi Sosialisasi Bahaya Narkoba, Wabup Karanganyar Mendadak Didatangi Warga Sambil Bawa Kue Ultah. Penasaran Ultah ke Berapa?

Fakta ironis lainnya ternyata dari saat diberikan sanksi menghafalkan pancasila, tak ada satupun yang hafal.

Menurut Joko, sebagai pelajaran bagi pelajar yang terjaring operasi, pihaknya memang menerapkan pola-pola disiplin. Seperti upacara bendera dan menyanyikan lagu Indonesia Raya serta menghafal teks Pancasila dan push up.

“Hasilnya sangat memprihatinkan karena hampir semua pelajar tidak hafal sila-sila Pancasila dan lagu-lagu nasional,” urainya.

Setelah mendapatkan hukuman penerapan disiplin, siswa yang bolos sekolah ini, langsung diserahkan kepad pihaknya akan menyerahkan para pelajar ini kepada  sekolah masing-masing serta orang tua masing-masing.

Baca Juga :  Ogah Bayar Denda, Pengendara Motor di Karanganyar Ini Pilih Ngos-Ngosan Push Up 20 Kali. Puluhan Warga Terjaring dan Terpaksa Bayar Denda Rp 20.000an

Mengenai temuan video porno di handphone milik para pelajar, Joko mengaku akan melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan.

“Mengenai sanksi kita serahkan kepada sekolah  masing-masing ,” pungkasnya.

Sementara itu, T, salah satu siswa yang diamankan, mengaku terlambat masuk ke sekolah. Sedankan mengenai konten video porno yang ada di dalam HP nya, T mengaku jika konten tersebut atas permintaan dari salah seoarang temannya.

“ Soal video porno, merupakan permintaan teman. Saya download dari salah satu situs,” akunya. Wardoyo