JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Siswi SMK Gondang Korban Perkosaan Pakdenya Lahirkan Bayi Laki-laki. Jadi Bayi ke-20 Buah Kekerasan Seksual 

Bayi mungil yang dilahirkan DS, siswi korban perkosaan asal Gondang sesaat setelah dilahirkan di RSUD Sragen. Foto/istimewa
Bayi mungil yang dilahirkan DS, siswi korban perkosaan asal Gondang sesaat setelah dilahirkan di RSUD Sragen. Foto/istimewa

SRAGEN- DS (15) siswi malang asal Gondang yang hamil 8 bulan akibat diperkosa bertahun-tahun oleh pakdenya, SD (50) melahirkan Senin (8/10/2018). DS melahirkan bayi mungil berjenis kelamin laki-laki lewat persalinan normal.

Siswi kelas II SMK itu melahirkan di RSUD Dr Soehadi Prinojegoro dengan dibantu dokter anak, Pursito. Saat melahirkan, korban perkosaan pakde itu didampingi oleh Koordinator Aliansi Peduli Perempuan Sukowati (APPS) Sragen, Sugiarsi.

Baca Juga :  Dapat Posisi Kanan, Cabup Petahana Sragen, Mbak Yuni Langsung Ucapkan Alhamdulillah. Optimis Bakal Jadi Awal Yang Baik, Sebut Masyarakat Juga Makin Mantap Memilih di 9 Desember 2020

“Alhamdulilah, DS sudah melahirkan dengan selamat. Anaknya laki-laki dan dilahirkan normal. Sudah langsung saya beri nama juga karena korban minta saya yang beri nama. Saya kasih nama BY,” ujar Sugiarsi, Selasa (9/10/2018).

Menurutnya, BY adalah bayi ke-20 yang lahir dari korban kekerasan seksual yang didampinginya. Bayi ke-19 dilahirkan oleh siswi asal Tanon yang hamil akibat kasus yang sama.

Baca Juga :  Polres Sragen Bekuk Predator Anak di Bawah Umur asal Mondokan. Bermodus Ancam Viralkan Foto-Foto Korban, Pelaku Perkosa Korban-Korbannya di Kuburan Cina

Aktivis berusia 74 tahun yang getol memperjuangkan korban kekerasan gender itu mengaku bersyukur DS bisa melahirkan secara normal. Ia juga menyebut bayi DS adalah cucunya ke-20 yang lahir dari korban kasus kekerasan seksual yang ditangani APPS sejak 14 tahun terakhir. Wardoyo