loading...
Loading...
Kondisi proyek jembatan Karanganyar, Sambungmacan yang jauh dari harapan dan sudah habis tempo baru mencapai 40 %. Foto/Wardoyo

 

SRAGEN- Molornya pembangunan Jembatan Karanganyar di Desa Karanganyar, Kecamatan Sambungmacan memantik reaksi keras dari DPRD. Komisi III mengecam kinerja rekanan dan menyayangkan pihak DPU-PR atas buruknya kualitas pengerjaan proyek jembatan senilai Rp 3,545 miliar tersebut.

Anggota Komisi III dari Fraksi Amanat Demokrat Persatuan (ADP), Mualim Sugiyono menyayangkan kinerja rekanan pelaksana proyek yakni PT Trimarta Perkasa Abadi itu. Menurutnya progress 40 persen ketika mendekati jatuh tempo itu sudah menunjukkan ketidakbecusan kinerja rekanan dalam melaksanakan kontrak.

“Berarti rekanan itu enggak serius atau memang nggak profesional. Kalau memang sudah nggak bisa atau nggak mampu melanjutkan, lebih baik dihentikan saja daripada menambah panjang kerugian bagi masyarakat,” paparnya Jumat (5/10/2018).

Baca Juga :  Pekan Pertama Seleksi CPNS Sragen, Posko BKPP Mulai Kebanjiran Puluhan Aduan. Ini Layanan WA dan Hotline Untuk Aduan! 

Politisi asal Demokrat itu menilai molornya pengerjaan proyek itu jelas merugikan masyarakat karena harus molor merasakan kemanfaatan. Kemudian dengan pekerjaan molor, apalagi material bermasalah, akan sangat rentan berdampak pada kualitas proyek.

Menurutnya, selain rekanan, pihak DPU-PR juga harus bertanggungjawab. Menurutnya progres pekerjaan yang baru 40 persen mendekati jatuh tempo menunjukkan lemahnya pengawasan dari DPU-PR.

“Kalau pengawasannya berjalan, mestinya ketika ada progress yang tidak sesuai time schedule, pengawas mestinya menegur agar rekanan tak seenaknya. Tapi kalau sudah molor jauh dan baru ketahuan menjelang proyek jatuh tempo, berarti kan pengawasannya selama ini perlu dipertanyakan,” ujarnya.

Baca Juga :  Pelaku Tabrak Lari Tewaskan Polisi Sragen Bripka Kurniawan Resmi Ditetapkan Tersangka. Kapolres Sebut Pelaku Mau Putar Balik 

Terpisah, Kabid Bina Marga DPU-PR, Sugeng Himawan mengakui jika progress pengerjaan jembatan Karanganyar baru sekitar 40 persen. Ia bahkan menyampaikan bahwa pengerjaan proyek itu sudah melewati jatuh tempo dan saat ini masuk masa perpanjangan.

“Ini masuk perpanjangan 50 hari sesuai Perpres. Kita sudah minta rekanan untuk mempercepat. Kalau sudah ada WF-nya nanti akan cepat,” ujarnya. Wardoyo

Loading...