loading...
Loading...
Ratusan siswa SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta mengikuti aksi penggalangan dana untuk korban bencana alam gempa dan tsunami yang terjadi di Palu dan Donggala. Kegiatan tersebut diawali dengan salat gaib, pada Rabu (3/10/2018). Foto: Istimewa

SOLO– Ratusan siswa SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta mengikuti aksi penggalangan dana untuk korban bencana alam gempa dan tsunami yang terjadi di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah. Aksi tersebut berlangsung di aula sekolah setempat pada Rabu (3/10/2018).

Aksi simpatik peduli gempa dan tsunami tersebut diawali dengan Sholat Ghaib secara berjamaah yang diikuti siswa dan guru di aula sekolah. Para siswa keluar dari kelas masing-masing untuk mengambil air wudhu lalu menuju aula sekolah untuk mengikuti pelaksaan Sholat Ghaib. Pelaksanaan sholat dipimpin oleh ustadz Muhammad Arif Wicagsono.

Seusai sholat para siswa bersama-sama memanjatkan doa untuk kemudahan pemulihan korban gempa dan tsunami. Terlihat pelaksanaan doa begitu khusuk dan hening. Kemudian satu persatu para siswa berjalan secara tertib menuju ke lobi sekolah dengan membawa uang dan pakaian pantas pakai. Mereka memberikan donasi berupa uang dan pakaian pantas pakai di meja yang disediakan siswa IPM. Baju, celana, dan jilbab, serta pakaian pantas pakai yang lain diberikan ke siswa IPM. Siswa IPM tersebut menerima dan menata pakaian dengan rapi. Kemudian, siswa memasukkan donasi berupa uang ke kotak kardus yang bertuliskan Aksi Peduli Palu dan Donggala. Terlihat para siswa begitu antusias dan tertib mengikuti kegiatan tersebut.

Baca Juga :  Sehari Siswa SMPN 8 Solo Belajar di Luar Kelas, Mulai Senam hingga Memanen Lele

Keysha Auliya Jasmine Az-Zahra, siswa kelas 8, selaku ketua pelaksana kegiatan menjelaskan bahwa kegiatan ini diselenggarakan oleh IPM SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta sebagai bentuk kepedulian terhadap korban gempa dan tsunami yang terjadi di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.

Baca Juga :  Jadikan Wakaf Sebagai Gaya Hidup, Rumah Zakat Gelar Gelombang Wakaf

“Sebelumnya kami sosialisasikan kepada teman-teman untuk mengikuti aksi penggalangan dana pada hari ini. Donasinya bisa berupa uang atau pakaian pantas pakai. Mengapa pakaian pantas pakai? Karena menurut kami yang bermanfaat dan bisa dirasakan langsung oleh para korban adalah pakaian pantas pakai,” tuturnya.

Keysha menambahkan jumlah total donasi yang terkumpul berupa uang sejumlah Rp16.470.000,00 dan pakaian pantas pakai di antaranya, celana satu karung, baju dua karung, dan pakaian pelengkap ada 1 karung. Donasi tersebut diserahkan kepada korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala lewat Lazismu (Lembaga Amal Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah).

Baca Juga :  Korem 074/Warastratama Gelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan

Keysha berharap dari kegiatan Aksi Peduli Palu dan Donggala ini mampu meringankan beban yang diderita oleh para korban dan semoga keadaan masyarakat di sana segera pulih kembali seperti sedia kala.

Aryanto selaku Humas SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta mengaku senang atas kepedulian dari siswa dan guru pada hari ini. Terlihat siswa dan guru ikut bersama-sama sholat ghaib dan memberikan donasi terbaiknya.

“Kami senang atas kepedulian para siswa dan guru pada hari ini yang ditunjukkan dengan bersama-sama mengikuti sholat ghaib dan penggalangan dana,” tukasnya. Triawati PP

Loading...