JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Terungkap, Bus Bantuan Hibah Pemprov Jateng Untuk SMKN 1 Kedawung Ternyata Bukan Bus Baru 

Kasek SMKN 1 Kedawung Sragen, Taryono saat berpose di depan bus hibah dari Pemprov Jateng. Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Kasek SMKN 1 Kedawung Sragen, Taryono saat berpose di depan bus hibah dari Pemprov Jateng. Foto/Wardoyo

 

SRAGEN – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan bantuan satu unit bus untuk SMK Negeri 1 Kedawun Sragen. Bantuan diserahkan Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Jateng, Sri Puryono dalam lawatannya ke Sragen, Jumat (12/10/2018).

Namun belakangan terungkap jika bus yang dibantukan tersebut ternyata bukan bus baru. Akan tetapi, bus bekas yang dinilai masih layak pakai.

Bis berkapasitas 48 set tempat duduk tersebut dihibahkan oleh Pemprov dengan harapan bisa dimanfaatkan untuk mobilitas sekolah, terutama untuk praktik dilapangan atau praktik kerja industri (Prakerin).

Baca Juga :  Sragen Masih Zona Kuning Covid-19, Hari Pertama Masuk Sekolah Hanya Berlaku Untuk Siswa Baru Saja. Jumlah Siswa Dibatasi, Sebelum Masuk Diperiksa Ketat

Kendati diserahkan ke SMKN Kedawung, namun bis ini juga bisa dimanfaatkan sekolah lain yang membutuhkan.

“Tadi Pak Sekda Provinsi yang menyerahkan bantuan satu unit bis untuk SMK Kedawung. Tapi kalau ada SMA dan SMK lain atau di instansi lain membutuhkan bisa dipinjamkan,” terang Kepala SMK Negeri Kedawung, Taryono, seusai menerima bantuan di SMKN 1 Kedawung.

Ia menguraikan untuk perawatan bus tersebut nantinya diserahkan sepenuhnya ke pihak sekolah. Meski bekas, ia mengapresiasi karena bus itu nantinya bisa digunakan untuk praktik siswa program studi (Prodi) Tekhnik Kendaraan Ringan (TKR).

Baca Juga :  Terungkap, Aksi Perusakan Tugu PSHT di 3 Kecamatan di Sragen Libatkan Rombongan IKSPI. Diduga Untuk Show Of Force, Sempat Kocar-Kacir Dihalau Polisi Hingga Puluhan Motor Ditinggal

“Harapannya mereka juga tahu bahwa perawatan bodi dan mesin bisa dimanfaatkan untuk praktek,” ujarnya.

Ia tak menampik bus tersebut memang tidak baru, tapi masih layak pakai. Pemprov beralasan daripada aset dibiarkan mangkrak, kendaraan itu akan lebih bermanfaat jika dihibahkan ke SMK Kedawung.

“Di aset itu kan daripada mangkrak karena ada penggantian unit-unit baru. Bis ini dulu pernah juga dibantukan oleh Kodam,” pungkasnya. Wardoyo