JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Terungkap, Misteri Pemicu Kecelakaan Maut Tewaskan 2 Pelajar di Plupuh Sragen. Ternyata Kendarai Motor Dalam Kondisi Begini..

Tim Unit Laka Polres Sragen saat mengevakuasi jasad 2 pelajar yang tewas kecelakaan di Ngrombo, Plupuh, Sragen. Foto/Istimewa
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Tim Unit Laka Polres Sragen saat mengevakuasi jasad 2 pelajar yang tewas kecelakaan di Ngrombo, Plupuh, Sragen. Foto/Istimewa

SRAGEN- Teka-teki kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Brumbung-Plupuh tepatnya di MAN 2 Sragen, Dukuh Pedak, Karangwaru, Plupuh, Sragen yang menewaskan dua orang pelajar, Sabtu (27/10/2018) malam perlahan terkuak.

Kondisi motor yang dikendarai keduanya yang tanpa lampu dinilai menjadi pemicu kecelakaan maut tersebut.

“Dari hasil olah TKP dan keterangan saksi, sepeda motor memang melaju tanpa menyalakan lampu,” papar Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman Senin (29/10/2018).

Kondisi motor yang tanpa lampu, membuat kedua pelajar malang itu tak terlihat dari lawan arah. Sehingga motor keduanya bertabrakan hebat dengan mobil Mitsubishi Elf dari lawan arah.

Baca Juga :  Pamit Gowes Sendirian, Bocah 12 Tahun Asal Tanon Sragen Ditemukan Nyasar Hingga 35 Kilometer Sampai Mantingan Jatim

Kedua pelajar yang tewas itu masing masing Khoirul Anam (17) asal Dukuh Kenteng RT 17, Ngrombo, Plupuh dan Rahmad Prasetyo (14) asal Dukuh Kenteng RT 6, Ngrombo.

Keduanya mengendarai sepeda motor Jupiter MX tanpa pelat nomor dan tidak menyalakan lampu. Mereka bertabrakan dengan mobil Mitsubishi Elf H 9574 ZG yang dikemudikan PNS asal Keyongan RT 5, Karangwaru, Plupuh bernama Triyanto (43).

Data yang dihimpun di lapangan, kecelakan maut itu terjadi Sabtu (27/10/2018) sekira pukul 21.30 WIB. Menurut sejumlah saksi mata, kecelakaan bermula ketika kedua pelajar berboncengan itu melaju dari arah utara (Brumbung).

Baca Juga :  Polisi Amankan Puluhan Motor Milik Pelaku Perusakan Tugu 3 Tugu PSHT Sragen. Kapolres Sebut Masih Mendata Pelaku, Minta Semua Menahan Diri!

Mereka mengendarai motor tanpa lampu. Sesampai di lokasi kejadian, mereka hendak mendahului mobil tak dikenal.

Nahas karena gelap, mereka tak bisa terlihat pengendara mobil Elf yang melaju dari lawan arah. Tabrakan hebat pun tak terhindarkan.

Benturan keras membuat motor ringsek dan kedua pelajar itu terpental. Khoirul tewas dengan kepala pecah dan kakibkiri patah. Sedangkan Rahmad juga tewas dengan mulut dan hidung keluar darah, kening lebam, kepala bagian belakang robek.

Keduanya tewas di lokasi kejadian. Sementara sopir Elf tidak mengalami luka. Wardoyo