loading...
Loading...
Kerumunan warga memadati lokasi kecelakaan maut pikap tewaskan pemotor dan sempat hendak memassa sopir pikap yang ugal-ugalan. Foto/Wardoyo

 

SRAGEN- Kecelakaan maut di Jalan Raya Solo-Sragen tepatnya di sebelah timur jembatan Mungkung, Jetak, Sabtu (20/10/2018) malam sempat memantik reaksi geram dari warga sekitar. Puluhan warga yang marah dengan kelakuan sopir pikap yang ugal-ugalan, nyaris menghakimi Himawan (24) sopir pikap yang menggilas pemotor asal Sleman itu.

Pemotor malang iti diketahui bernama Djoko Poerwanto (46) asal Keesokan RT XIX, B7, RT 2/1, Depok, Sleman, DIY. Korban yang mengendarai motor Jupiter MX AB 5587 NZ itu tewas di lokasi kejadian setelah ditabrak, digilas dan diseret oleh mobil pikap Grand Max H 1878 TW yang dikemudikan Himawan (24) Dukuh Candirejo RT 32, Wonokerso, Kedawung,Sragen.

Baca Juga :  Ugal-ugalan, Bus Eka Lindas Warga Ngrampal Sragen Hingga Tewas Mengenaskan. Korban Tewas dengan Kepala dan Organ Tubuh Terburai

“Iya tadi sopir sempat mau dimassa. Kalau enggak kami amankan, sudah habis dimassa warga. Karena tahu, dari barat dia sudah ugal-ugalan dan ngeblong dari bangjo Pungkruk. Di Gawan juga kabarnya juga sudah nyerempet guru dan dikejar,” papar Maman, salah satu warga Mungkung yang ada di lokasi kejadian.

Dia juga menguraikan dari kondisinya, banyak yang menduga sopir dalam pengaruh pil koplo.  Hal itulah yang diduga memicu aksi mengemudinya tidak karuan dan menggasak korban yang sebenarnya berada di pinggir selatan.

Baca Juga :  PNS Sragen Yang Tewas Telanjang di Hotel Surya Sukowati Sewa Kamar VIP No 2. Benarkah Sempat Kencan? 

“Begitu kejadian, sopir langsung ditarik oleh warga dan mau dimassa. Karena semua tahu dia nyopirnya sudah ngeblong dan ugal-ugalan. Dari arah jembatan itu sudah langsung nganan terus dan lalu nabrak serta nyeret motor yang dari timur,” timpal Meri, warga lain yang tinggal di dekat lokasi.

Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman menyampaikan sopir pikap sudah diamankan di Mapolres untuk proses lebih lanjut. Sementara barang bukti mobil pikap dan motor korban yang ringsek, diamankan sebagai barang bukti. Wardoyo

Baca Juga :  Desakan Gaji UMK Untuk Guru Honorer Sragen, APBD Diyakini Mampu Tapi Keseriusan Pemkab Dipertanyakan! 

 


Loading...