loading...
Loading...
AKBP Arif Budiman. Foto/Wardoyo

SRAGEN- Warga Sumberlawang digemparkan dengan temuan janin bayi yang dibuang di depan warung bakso mie ayam “Ringin” Dukuh Ploso, Desa Jati, Sumberlawang, Selasa (20/11/2018) pagi.

Penemuan janin dalam ketuban yang diperkirakan berusia empat hingga lima bulan itu langsung mengundang spekulasi warga. Sebagian besar menduga bahwa janin bayi itu merupakan hasil hubungan gelap yang sengaja dibuang untuk menutupi aib atau menghilangkan jejak.

Baca Juga :  Merasa Dilewatkan Rombongan Bupati, Pedagang Pasar Kota Sragen Kecewa. Di Pasar Bunder Sempat Mborong Belanjaan, di Pasar Kota Hanya Singgah Makan 

“Kami menduga juga begitu (hubungan gelap). Karena enggak ada orangtua yang tega membuang bayi dalam kondisi seperti itu. Atau kemungkinan lahir dipacu untuk kemudian dibuang. Tapi memang ini perbuatan yang biadab, membuang janin yang nggak berdosa,” ujar Yanto, salah satu warga setempat Selasa (20/11/2018).

Saat kali pertama ditemukan, kondisi bayi masih terbungkus ketuban. Jasad tersebut masih berupa gumpalan darah namun sudah terbentuk beberapa bagian tubuh seperti kepala, tangan dan kaki.

Baca Juga :  Polemik PTSL Kembali Muncul di Sragen. Warga Katelan Tangen Tuding Biaya Rp 700.000 Tak Transparan, Panitia Klaim Peserta Sangat Puas Sampai Syukuran! 

Bagaimana analisa kepolisian? Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman menyampaikan masih mendalami kasus penemuan janin bayi itu. Menurutnya pihaknya tak mau berspekulasi meskipun kemungkinan bahwa janin itu sengaja dibuang atau hasil hubungan gelap, tetap ada.

“Masih kita dalami. Ini tim masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap dan melacak kemungkinan pelaku pembuangnya,” terangnya. Wardoyo

Loading...