JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Dicekoki Miras, Polwan Cantik Diperkosa Semalaman oleh 3 Perwira 

Ilustrasi pencabulan
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Ilustrasi pencabulan

JAKARTA- Kasus perkosaan tragis menimpa seorang polisi wanita (Polwan). Seorang Polwan cantik di Rusia menjadi korban keberingasan syahwat tiga perwira polisi di Kota Ufa, Republik Bashkortostan, Rusia, Senin (29/10/2018) malam waktu setempat.

Dikutip dari tribunvideo.com yang melansir Daily Mirror, Jumat (2/11/2018), berdasarkan keterangan korban, sebelum diperkosa, ketiga pelaku memaksanya menenggak minuman keras hingga pingsan.

Saat Polwan berusia 23 tahun itu pingsan, ketiga pelaku memperkosanya bergantian sepanjang malam.

”Ketiga polisi itu mengambil keuntungan dari kondisi tersebut. Menurut korban, perkosaan itu terjadi sepanjang malam,” kata seorang sumber.

Baca Juga :  Viral Video Mobil Wapres Isi Bensin dari Jeriken, Disangka Eceran Ternyata Ini Penjelasannya

Para pelaku di antaranya adalah anggota kepolisian Ufa, yaitu Letkol Eduard Matveev (51) dan Letkol Salavat Galiyev (50).

Satu pelaku lagi adalah Kepala Departemen Migrasi Mayor Pavel Yaromchuk (34).

Peristiwa pemerkosaan tersebut diduga terjadi di kantor Kementerian Dalam Negeri setempat yang membawahi kepolisian.

Kasus pemerkosaan tersebut diduga telah memicu skandal besar sehingga tim penyidik senior pun dikirim dari Moskow ke Ufa untuk melakukan penyelidikan.

Jika terbukti bersalah, ketiga pelaku terancam hukuman 10 tahun penjara.

Baca Juga :  Banyak Gerbong Kereta Produk PT Inka Retak-retak

Situs berita lokal ufa1.ru melaporkan, seorang sumber kepolisian mengungkapkan, ketiga pelaku sedang minum di kantor hingga larut malam. Kemudian mereka meminta seorang polisi wanita untuk bergabung bersama mereka.

”Semua pelaku telah ditahan dan penyelidikan telah dilakukan untuk menentukan hukuman yang sesuai atas kejahatan tersebut,” kata seorang juru bicara komite.

Sementara itu, juru bicara kepolisian nasional Rusia Kolonel Irina Volk mengatakan, penyidik senior telah dikirim untuk menyelidiki kasus tersebut.

www.tribunnews.com