JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Semarang

Geger di Pagi Buta, Setelah Bunuh Istrinya,Lalu Nekat Tenggak Racun

Lelaki tewas di ukung celurit
ilustrasi / joglosemarnews
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id


KEBUMEN – Warga Desa Bonorowo, Kecamatan Bonorowo, Kabupaten Kebumen dihebohkan dengan penemuan mayat wanita bersimbah darah, Kamis (15/11/2018) dini hari. Mayat wanita itu diketahui bernama Eni Hernawati (27) warga dukuh Tugusari Desa Bonorowo, Kebumen.

Polisi menduga, wanita malang itu tewas akibat dianiaya oleh suaminya, DS (38).

Kepada Polisi, JS (63), orangtua DS sekaligus saksi yang mengetahui pertama kali kejadian memilukan itu menjelaskan, bahwa pada kurang lebih pukul 02.30 wib mendengar suara keributan dari arah rumah DS.

JS berusaha masuk ke dalam rumah anaknya itu, namun pintu terkunci dari dalam.

Baca Juga :  Response Rate Sensus Online Tertinggi Nasional, Jateng Raih Penghargaan

Kemudian JS memanggil JM (35) tetangganya untuk masuk kedalam rumah bersama-sama.

Setelah berhasil mencongkel pintu rumah dari pasangan yang baru menikah pada Bulan April 2018 lalu itu.

Keduanya melihat korban Eni Hernawati sudah meninggal dunia bersimbah darah dengan luka akibat sabetan senjata tajam disekujur tubuhnya.

Sedangkan DS ditemukan tergeletak tidak sadarkan diri disamping mayat istrinya.

Dari mulut DS terlihat mengeluarkan busa. Polisi menduga, DS berupaya bunuh diri setelah melakukan aksinya.

Petugas Polsek Bonorowo Polres Kebumen yang mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) segera membawa DS ke RSUD Prembun untuk segera mendapatkan pertolongan medis.

Baca Juga :  Hendi Gratiskan 40 Sekolah Swasta di Semarang, Ini Daftarnya

Kapolres Kebumen AKBP Arief Bahtiar melalui Kasubbag Humas AKP Suparno membenarkan peristiwa tersebut.

“Di TKP, Tim Olah TKP dari Inafis Polres Kebumen menemukan sebilah sabit yang diduga digunakan pelaku untuk menganiaya korban. Selain itu juga ditemukan bekas muntahan yang diduga ada bekas racun untuk kami bawa ke Laboratorium forensik,” papar Kasubbag Humas.

“Kami masih melakukan pendalaman dengan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi untuk mengetahui motif kenapa DS tega membunuh istrinya,” lanjut AKP Suparno. 

www.tribunnews.com