JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Ini Bahaya Menyebar Berita Hoax di Mata Bupati Karanganyar

surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Foto/Humas

KARANGANYAR- Bupati Karanganyar mengingatkan kembali masyarakat agar tak sembarangan menyebar info atau berita yang tak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya alias hoax. Sebaliknya ia meminta agar

semua tetap menjaga kondisifitas yang tidak terpengaruh oleh gesekan-gesekan yang merusak.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Karanganyar Juliyatmono saat membuka sekaligus menjadi keynote speaker pada Rakor IPOLEKSOSBUD dan Sosialisasi Gerakan Nasional Revolusi Mental dengan tema “Memantapkan Demokrasi yang Sehat untuk Pemilu 2019” di Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (05/11/2018).

Baca Juga :  Kejutan Besar, Satu Kandidat Calon Ketua PSSI Karanganyar Mendadak Putuskan Mundur. Sisakan Head To Head Dirut PDAM VS Kiswadi, Insan Sepakbola Ingatkan Kongres Harus Fair!

Menurutnya perkembangan sosial media (sosmed) itu sangat mempengaruhi masyarakat maupun wilayah yang berada di sekitar. Terlebih jika saling menyebarkan ujaran kebencian atau hoax (berita bohong) yang dapat memecah persatuan dan kesatuan.

Bupati berharap supaya semua pihak tetap mengedepankan persatuan kesatuan, mengedepankan kebersamaan satu kesatuan sebagai satu bangsa Indonesia yang lebih spesifik berada di Karanganyar.

Baca Juga :  Drama Pengakuannya Bikin Geram, LBH Muhammadiyah Karanganyar Putuskan Siap Laporkan Oknum LSM ke Ranah Hukum Terkait Pemerasan Guru dan Kasek di 11 TK Aisyiyah

Kepala Kesbangpol Agus Cipto Waluyo juga menambahkan bahwa dengan adanya kegiatan ini untuk memberikan pemahaman kondisi ideologi politik  sosial budaya di Kabupaten Karanganyar kepada  seluruh peserta rakor sehingga menjadikan Kabupaten Karanganyar kondusif di semua aspek.

Kegiatan revolusi ini diikuti di forkompimda, forkompinca, kelurahan, pelajar, tokoh agama, tokoh masyarakat, unsur kemitraan Kesbangpol (FKUB, Senkom dll). Wardoyo