JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kasus SPj Fiktif Pengajian Gondang Bersalawat, Kapolres Sragen Sebut Bakal Periksa Kades 

AKBP Arif Budiman. Foto/Wardoyo
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

IMG 20171101 182529
AKBP Arif Budiman. Foto/Wardoyo

SRAGEN- Polres Sragen menyatakan siap menindaklanjuti laporan dugaan pemalsuan Surat Pertanggungjawaban (SPj) kegiatan pengajian Gondang Bersalawat tahun 2017. Selain melengkapi data dan keterangan, Polres juga siap untuk memanggil Kades Gondang, Eka Hidayanto sebagai terlapor dalam kasus SPj kegiatan pengajian yang diduga fiktif tersebut.

Hal itu disampaikan Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman Jumat (16/11/2018). Kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , ia membenarkan Polres memang menerima laporan dugaan pembuatan SPj fiktif kegiatan Gondang Bersalawat beranggaran Rp 100 juta dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) APBD itu. Namun kegiatan itu hingga kini belum terealisasi padahal SPj pelaksanaan kegiatan sudah dibuat.

Baca Juga :  Duh, Simulasi Ujian Online Tingkat SMP di Sragen Ambyar dan Gagal Total. Guru-Guru Sambat, Dinas Ancang-ancang Ganti Metode

“Iya benar. Ini masih kami lakukan pendalaman. Segera nanti akan kami tindaklanjuti dengan melengkapi data-data dan keterangan serta berkas pendukungnya,” paparnya Jumat (16/11/2018).

Kapolres menguraikan terkait kasus itu, selanjutnya akan dilakukan pendalaman terlebih dahulu. Penyidik akan melakukan pengumpulan data dan keterangan dengan memanggil saksi-saksi maupun pelapor.

Setelah itu, nantinya baru akan memanggil Kades sebagai terlapor.

Baca Juga :  Kisah Satu Keluarga Besar asal Plupuh Sragen dari Kakek Hingga Cucu Harus Kosongkan Rumah Setelah Semuanya Positif Terpapar Covid-19. Sempat 3 Hari Isolasi Mandiri, Bermula dari Hajatan di Jakarta

“Bertahap, yang jelas nanti Kades tetap akan dipanggil untuk dimintai keterangan. Setelah lengkap, baru akan dilakukan gelar perkara untuk menentukan kesimpulan atas kasus tersebut,” terangnya.

Perihal indikasi tindak pidana dalam kasus ini, Kapolres mengaku belum berani berspekulasi. Namun ia menggaransi semua proses atas laporan masyarakat akan ditindaklanjuti secara profesional, proporsional dan transparan sesuai dengan SOP (Standar Operasional Prosedur).

“Nanti tunggu perkembangannya,” tandasnya. Wardoyo