JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kecelakaan Ninja VS Supra di Nglorog Sragen. Gara-Gara Melawan Arus, Kakek 71 Tahun Digasak Saat Nyeberang 

Ilustrasi olah TKP kecelakaan

Kecelakaan pule
Ilustrasi olah TKP kecelakaan

SRAGEN- Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Sukowati Sragen. Gara-gara nekat melawan arus, seorang kakek berusia 71 tahun menjadi korban setelah digasak pengendara motor dari belakang.

Data yang dihimpun di Mapolres Senin (19/11/2018), kecelakaan terjadi pukul 08.00 WIb Sabtu (17/11/2018). Kecelakaan melibatkan Marto Wijoyo Slamet (71) warga Kauman RT 20, Pilangsari, Ngrampal yang mengendarai Honda Supra AD 4101 GN dengan pemotor Kawasaki Ninja AD 4290 AUE, Prima Aditya Nugraha (22) warga Banjarasri RT 03/10, Nglorog, Sragen.

Baca Juga :  Sempat Pindah Rumah Sakit, Kades Sambirejo Sragen Tenyata Positif Covid-19 Usai Salaman dengan Warganya dari Klaster Masjid. Sang Imam yang Pertama Kali Terpapar Malah Sempat Tak Percaya Covid-19

Berdasarkan keterangan saksi mata, kecelakaan bermula ketika Marto melaju dari arah barat di selatan jalan. Meski melawan arus, ia tetap nekat melaju ke arah timur.

Sesampai di lokasi kejadian, ia bermaksud menyeberang ke arah utara. Nahas, saat menyeberang ia kurang sigap melihat situasi kendaraan dari belakang.

Prima yang melaju kencang dengan motor Ninjanya sudah berada di dekat korban. Jarak teramat dekat membuatnya gagal menghentikan motornya.

Baca Juga :  Hasil Musda, KH Minanul Aziz Kembali Dipercaya Pimpin MUI Kabupaten Sragen. Berikut Susunan Lengkap Kepengurusan MUI Sragen 2021-2026!

Tabrakan hebat pun tak terhindarkan. Motor Ninja tanpa ampun menggasak Supra hingga pengendaranya terjatuh.

Mbah Marto mengalami luka mata kiri bengkak, bibir atas robek, kaki kiri patah terbuka, dan dirawat RSUD Sragen.

Sedangkan Prima mengalami luka pada pelipis mata kanan robek, bibir atas robek gigi atas tanggal 3, juga dirawat di RSUD Sragen.

Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman membenarkan adanya kecelakaan itu. Menurutnya saat ini kasus tersebut masih dalam penanganan penyidik. Wardoyo