loading...


Jenasah Sunarto saat hendak diberangkatkan ke pemakaman di Sumberlawang Sragen Sabtu (17/11/2018). Foto/Wardoyo

SRAGEN- Kematian tragis menimpa Sunarto (50) pria asal Semarang saat memperbaiki jaringan listrik di Mojopuro, Sumberlawang, Sragen Jumat (16/11/2018) menyisakan duka mendalam bagi kolega dan kerabat. Pasalnya kematian pria paruh baya yang berprofesi sebagai tukang sound system itu juga menjadi akhir cerita kehidupannya yang kerap dirundung musibah.

Kesedihan begitu dirasakan salah satunya oleh keponakan korban, Suryo (30). Suryo yang berdomisili di Mojo, Sragen itu mengenang Sunarto sebagai sosok pekerja keras dan sangat ulet.

Suryo yang berprofesi sebagai wartawan salah satu TV swasta lokal di Jateng itu mengisahkan memang dekat dengan Sunarto.

Almarhum begitu membekas di benaknya lantaran dirinya pernah menghabiskan masa kecil dalam asuhan Sunarto.

Baca Juga :  Hari Terakhir di Sragen, AKBP Arif Budiman Sampaikan Berkas Skandal Korupsi Seleksi Perdes Saradan Sudah P-21

“Almarhum dulu sekolah di STM Sukawati Sragen dan tiga tahun tinggal di rumah kami. Kalau keluarga besarnya ada di Sumberlawang. Waktu saya kecil, saya yang ngasuh (momong) almarhum. Jadi kami sangat kehilangan,” papar Suryo kepada Joglosemarnews.com, Minggu (18/11/2018).

Suryo menguraikan saat musibah terjadi, Sunarto sedang pulang ke Sumberlawang. Kebetulan ia dimintai tolong untuk membenahi listrik yang mati di rumah Suwono, yang dekat dengan rumah nenek almarhum.

Suryo mengisahkan almarhum sebelumnya merantau ke Semarang untik kerja di pabrik. Ingin merubah nasib, ia lantas membuka usaha sound system.

Namun perjuangan kerasnya tak seindah cerita kehidupannya. Sunarto yang sudah berumahtangga satu persatu kehilangan orang tercintanya

Baca Juga :  Ugal-ugalan, Avanza Gasak 2 Motor Lalu Nyungsep ke Parit di Kedawung Sragen. 3 Orang Jadi Korban 

“Istrinya dulu meninggal kecelakaan. Anak pertamanya baru menikah setelah lebaran lalu. Juga kecelakaan dan meninggal. Ini malah almarhum yang menyusul. Sedih mas mengenangnya,” urai Suryo.

Sunarto ditemukan tewas mengenaskan saat memperbaiki jaringan listrik yang mati di rumah salah satu warga di Desa Mojopuro, Sumberlawang Jumat (16/11/2018) malam.

Korban tewas setelah terjatuh dari tangga setinggi lima meter yang digunakan sebagai pijakan. Kapolsek Sumberlawang, AKP Suseno mewakili Kapolres AKBP Arif Budiman Sabtu (17/11/2018) mengatakan Suwono hendak menolong korban. Namun Sunarto sudah keburu terjatuh, dengan posisi kepala membentur cor bahu jalan.

Akibat dari benturan itu, Sunarto langsung meninggal dengan telinga dan hidungnya mengeluarkan darah.

Baca Juga :  Kabar Gembira, 39.625 Petugas Pendamping PKH Berpeluang Diangkat Pegawai P3K dan PNS. Ini Persyaratannya! 

“Dari keterangan dokter rumah sakit menyatakan bahwa korban meninggal akibat benturan pada kepala. Tidak ada tanda penganiayaan ataupun tanda akibat tersetrum aliran listrik,” tukasnya. Selamat Jalan Almarhum Sunarto!

Wardoyo

Loading...