JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Komplotan Maling Bobol SD Pengkol 2 Sragen. Jebol Jendela, Gasak Komputer dan Proyektor Senilai Belasan Juta 

Ilustrasi komplotan pencuri
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Ilustrasi komplotan pencuri

SRAGEN- Aksi pencurian menimpa SDN Pengkol 2 di Desa Pengkol, Kecamatan Tanon. Pelaku yang diperkirakan berjumlah lebih dari satu orang itu membobol ruangan kantor Sabtu dinihari.

Dengan menjebol jendela, pelaku menggasak serangkaian perangkat komputer, monitor dan lainnya senilai belasan juta rupiah.

Aksi pembobolan terungkap dari laporan pihak SD ke Polsek setempat. Data yang dihimpun di Mapolres Sabtu (10/11/2018), aksi pembobolan terjadi sekitar pukul 22.30 WIB. Kejadian kali pertama diketahui oleh warga dekat SD, Partini (45).

Baca Juga :  Jarang Terekspos, Ini Sosok Suroto Cawabup Pendamping Yuni di Pilkada Sragen 2020. Sederhana, Punya Beberapa Usaha, Sempat Kaget Tiba-Tiba Direkom Jadi Cawabup

Malam kejadian, ia yang tinggal bersebelahan dengan SD, mendadak curiga dengan suara gaduh dari arah SD. Saat itu ia sempat melihat bayangan dua orang tak dikenal meninggalkan SD.

Merasa ada yang janggal ia kemudian mengajak Nuryanto untuk mengecek ke SD.

Saat djtengok, ternyata kondisi ruangan kantor sudah acak-acakan. Dari arah jendela kantor juga sudah terbuka bekas dibobol paksa.

Dari hasil pendataan, barang-barang yang digasak pelaku diantaranya dua unit proyektor, dua unit komputer dan saty unit CPU. Atas kejadian itu, pihak sekolah mengalami kerugian sekitar Rp 11 juta.

Baca Juga :  Polisi Amankan Puluhan Motor Milik Pelaku Perusakan Tugu 3 Tugu PSHT Sragen. Kapolres Sebut Masih Mendata Pelaku, Minta Semua Menahan Diri!

Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman melalui Kasubag Humas AKP Muryati membenarkan kejadian itu. Menurutnya dari hasil olah TKP, pelaku diduga masuk dengan cara menjebol jendela dan menyelinap ke dalam kantor untuk mengambil barang komputer, CPU dan lainnya.

“Kerugian sekitar Rp 11 juta. Saat ini masih dalam penyelidikan untuk menguak identitas pelaku,” paparnya Sabtu (10/11/2018). Wardoyo