JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Miris, Gara-gara Rebutan Pacar, Mahasiswa Asal Kedawung Sragen Babak Belur Jadi Korban Pengeroyokan

Ilustrasi pengeroyokan
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Ilustrasi pengeroyokan

SRAGEN- Seorang mahasiswa asal Wonokerso, Kedawung berinisial OK (19) mengaku menjadi korban pengeroyokan beberapa pemuda di Lapangan Nglorog, Sragen. Ironisnya, aksi pengeroyokan itu digawangi oleh pemuda yang sebelumnya dipergoki berduaan dengan pacarnya berinisial VR.

Aksi pengeroyokan itu terungkap ketika korban melapor ke Polres Sragen Senin (26/11/2018). Di hadapan petugas, korban menuturkan kejadian pengeroyokan dialaminya pada Minggu (25/11/2018) dinihari sekitar pukul 03.00 WIB. Dari laporan yang disampaikannya kepada polisi, pengeroyokan dilakukan oleh AND dan beberapa temannya.

Pengeroyokan bermula ketika dinihari itu, korban bermaksud membeli rokok di Indomaret SI, Sragen.

Baca Juga :  Kecelakaan Maut di Kadipiro Solo Seorang Warga Sragen Tewas, Sopir Diduga Tak Sadar Truknya Kesenggol, Ini Kronologi Versi Polisi

Tanpa sengaja di situ ia bertemu dengan AND yang sedang bersama VR. VR selama ini disebut masih berstatus sebagai pacar korban.

Merasa pacarnya bersama pria lain, perasaan korban pun marah dan tercabik-cabik. Kemudian korban pergi ke Lapangan Nglorog dan kemudian mengirim pesan SMS ke VR agar menemuinya di lapangan.

Di lapangan Nglorog, korban bermaksud menanyakan pembicaraan VR yang tepergok bersama AND saat di Indomaret SI. Namun bukan jawaban yang didapat, justru korban didatangi AND dan beberapa temannya.

Baca Juga :  UT Kian Mantab Sebagai Cyber University, Pilihan Tepat Kuliah IT

Tanpa banyak bicara, AND bersama beberapa temannya langsung memukuli korban hingga terjatuh.

Korban yang kalah jumlah tak bisa melawan dan hanya bisa pasrah menjadi bulan-bulanan. Pukulan bertubi-tubi membuat korban mengalami luka lebam pada pelipis mata sebelah kanan.

Atas kejadian tersebut korban akhirnya melaporkan kejadian itu ke Polres Sragen untuk pengusutan lebih lanjut.

Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman membenarkan adanya laporan tersebut. Menurutnya saat ini laporan tersebut masih dalam pendalaman oleh penyidik. Wardoyo