JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Jogja

Perempuan Buang Kardus di Depan Panti Asuhan, Ternyata Isinya Bayi

surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Ilustrasi/tribunnews

SLEMAN – Seorang perempuan mencurigakan diketahui membuang kardus di depan Panti Asuhan Putri Nurul Yasmin, Minggu (4/11/2018) sekitar pukul 20.00 WIB.

Setelah dibuka, ternyata isinya seorang bayi perempuan. Dari keterangan saksi mata, bayi itu sengaja diletakan oleh seorang perempuan di jalan akses masuk panti yang beralamat di Sukoharjo Ngaglik Sleman Yogyakarta.

Sulastri Dwi Linda, mahasiswa yang juga penghuni panti menceritakan, semula ia mendapat informasi dari temanya yang melihat perempuan mencurigakan menaruh kardus di depan panti.

“Mereka mengatakan melihat perempuan mengendarai sepeda motor matic, masih mengenakan helm, menaruh sesuatu di depan panti. Kita sama-sama mengecek. Kami mengira itu cuma pakaian, setelah diperiksa ternyata ada bayi,” ujarnya saat ditemui Senin (5/11/2018).

Baca Juga :  Jumlah Lipatan pada Blangkon Tidak Sembarangan, Ini Filosofinya

Saat ditemukan, bayi itu dalam kondisi tertidur dan tidak menangis di pojok jembatan depan pintu masuk panti asuhan.

Di dalam kardus itu, bayi dibalut pakaian mirip seragam sekolah tanpa label dan kain berwarna ungu.

“Kondisi memang gelap. Perempuan itu langsung pergi begitu menaruh kardus. Tidak ada surat-surat apapun di dalamnya,” ucapnya.

Hal itu dibenarkan, Yuli Prihatiningtyas, salah satu pengurus panti asuhan putri nurul yasmin. Kawasan tersebut ketika malam memang sepi dan jarang orang melintas kecuali warga sekitar.

Baca Juga :  Level Waspada, Sultan: Jangan Khawatirkan Masyarakat Sekitar Merapi, Mereka Sudah Paham

“Kita kaget, kok tega. Alhamdullilah bayi masih hidup. Kalau telat, nggak tau nasibnya. Karena di sekitar sini juga ada anjing, landak atau bisa saja dikerubuti semut,” tambahnya.

Setelah penemuan itu, ia melapor ke aparat dan menyerahkan bayi itu di bidan setempat untuk diperiksa. Dari keterangan yang ia peroleh dari bidan, bayi itu berumur lima jam.

“Putih, cantik, irunge mbangir. mudah-mudahan diberi kesehatan, siapapun nanti yang ingin mengasuh,” ucapnya. #tribunnews