JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Profil Ismiyanto. Super Sibuk Saat yang Lain Libur

Kepala Dinas Perhubungan Wonogiri, Ismiyanto.
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Kepala Dinas Perhubungan Wonogiri, Ismiyanto.

WONOGIRI-Masa liburan bagi sebagian besar masyarakat menjadi saat yang dinanti untuk menghabiskan waktu dengan berlibur atau melupakan sejenak rutinitas pekerjaan sehari-hari. Namun, hal itu tidak berlaku bagi seorang Ismiyanto. Sebab, dalam masa liburan, dirinya justru kerap harus disibukkan dengan pekerjaan menumpuk.

Hal itu sangat beralasan. Mengingat Ismiyanto menjadi pemegang posisi terpenting di Dinas Perhubungan Wonogiri, sebagai kepala dinas.
Pria yang lebih akrab disapa Pak Is ini menyebutkan, memberikan kenyamanan dan ketertiban sekaligus pelayanan yang baik, menjadi prioritasnya. Dirinyapun sadar, untuk mewujudkannya, mesti ditempuh dengan kerja keras. Bahkan saat yang lain dibuai liburan.

“Ya memang harus begitu. Ketika yang lain tengah liburan, saya dan teman-teman harus masuk untuk bekerja, “ sebut Pak Is, Kamis (22/11/2018).

Baca Juga :  Wonogiri Tetap Belum Bakal Terapkan Pendidikan Tatap Muka Seperti Ini Alasannya

Kendati demikian, tidak lantas dikeluhkannya. Sebab, sudah menjadi bagian dari pekerjaan memberikan layanan. Hal bukan sebuah resiko. Namun, justru hal yang wajib disyukuri.

“Jika apa yang kami kerjakan menjadi baik dan sangat bermaanfaat bagi masyarakat, itu merupakan kebahagiaan yang tidak terkira. Kami selalu bersyukur untuk itu,“ kata warga Kecamatan Polokarto Sukoharjo itu.

Dijelaskannya, pekerjaan yang menyibukkan itu, di antaranya memastikan kenyamanan pada pengguna jalan maupun pengguna angkutan umum. Sebagaimana diketahui, Wonogiri merupakan salah satu daerah tujuan pemudik. Sehingga, dipastikan setiap liburan seperti Lebaran tiba, jalanan maupun angkutan umum, selalu dipenuhi kendaraan.

Baca Juga :  Kabar Duka dari Pracimantoro, Pasien Positif Corona Asal Kecamatan Pracimantoro Wonogiri Meninggal Dunia

Harus ada upaya untuk tetap membuat semuanya tertib. Seperti dengan memasang sejumlah rambu dan marka. Juga dengan mendirikan pos-pos pantauan dan penempatan pegawai Dishubkominfo di sejumlah lokasi. Untuk keperluan itu dia tak segan terjun langsung ke lapangan.

“Tentunya kami tidak mungkin bekerja sendirian. Kami juga bekerjasama secara koordinatif dengan kepolisian TNI maupun organisasi angkutan. Termasuk pula PMI, SAR, dan dinas lain,” kata dia.

Tapi, dia juga sadar, meskipun sudah berusaha dengan maksimal, tetap ada kekurangan. Lantaran itu, dirinya meminta seluruh pihak untuk memberikan masukan maupun kritikan. Aris Arianto