loading...
Loading...
Kapolsek Sambungmacan, AKP Joko Widodo bersama anggota dan warga saat mengambil puluhan BPKB dan sertifikat asli yang ditemukan di bawah Jembatan Mahbang, Sambungmacan, Minggu (18/11/2018). Foto/Wardoyo

SRAGEN- Puluhan sertifikat tanah dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) ditemukan tercecer di tepi sungai di bawah Jembatan Mahbang, Kenatan, Sambungmacan, Sragen, Minggu (18/11/2018) pagi. Puluhan surat berharga itu ditemukan tanpa sengaja oleh warga yang sedang mencari ikan di lokasi kejadian.

Data yang dihimpun di lapangan, puluhan sertifikat dan BPKB itu ditemukan sekitar pukul 07.30 WIB oleh Sarmanto, warga Dukuh Kenatan, RT 7, Karanganyar, Sambungmacan.

Ia menemukan saat hendak mencari ikan di sungai di bawah jembatan.

Sesampai di lokasi, ia kaget mendapati beberapa bendel berisi BKPB dan sertifikat asli dalam keadaan basah. Puluhan surat berharga itu dalam kondisi tercecer berada di tepi sungai. Temuan itu langsung ia laporkan ke Polsek setempat. Tak lama berselang, tim Polsek Sambungmacan dipimpin Kapolsek AKP Joko Widodo langsung terjun ke lokasi untuk mengambil temuan itu dan melakukan olah TKP.

Baca Juga :  Sarang Tawon Vespa di Sragen Kian Merajalela. Di Gunung Kemukus Sarang Makin Membesar Bikin Gusar, di Tanon Satu Nenek Juga Tersengat 

“Saat ditemukan, kondisi BPKB dan sertifikatnya basah. Kemudian dibawa ke Mapolsek dan dilakukan penjemuran. Kalau dari fisiknya, kelihatannya BPKB dan sertifikat itu asli. Saat ini semua masih diamankan di Mapolsek,” papar Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman Minggu (18/11/2018).

Kapolsek menguraikan dari hasil pendataan, total ada 25 surat BPKB asli yang ditemukan. Sedangkan jumlah sertifikatnya belum bisa dihitung karena berjumlah 3 bendel dan semua dalam keadaan basah.

“Nanti baru bisa dihitung dan didata setelah semuanya kering,” terangnya.

Baca Juga :  Kisah Korban-Korban Ritual Mesum Berujung Maut di Gunung Kemukus Sragen saat Malam Jumat Keramat. Rata-rata Tewas Usai Kencan, Ada Yang Pakai Obat Kuat!

Sementara dari alamat yang tertera di BPKB, mayoritas beralamat di Solo, sebagian Karanganyar dan Kendal. Kapolres menambahkan saat ini temuan itu masih didalami asal muasal BPKB dan sertifikat tersebut bisa sampai berada di bawah jembatan.

“Masih dilakukan pendalaman dan penyelidikan,” tandasnya. Wardoyo

 

Loading...