JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Puting Beliung Mengamuk di Pelemgadung Sragen. Hanya 5 Menit Menerjang, 3 Rumah Warga Dilaporkan Rusak

Kondisi atap rumah warga Pelemgadung Karangmalang yang amblas diterjang angin puting beliung. Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Kondisi atap rumah warga Pelemgadung Karangmalang yang amblas diterjang angin puting beliung. Foto/Wardoyo

SRAGEN- Musibah angin puting beliung di Karangmalang juga mengakibatkan sejumlah kerusakan di Desa Pelemgadung. Tercatat ada tiga rumah warga yang rusak diterjang angin berkecepatan tinggi yang menerjang Minggu (18/11/2018) petang itu.

Tiga rumah yang rusak itu berlokasi di Dukuh Ngepung, Pelemgadung. Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman melalui Kapolsek Karangmalan, AKP Mujiono mengungkapkan terjangan angin terjadi sekitar pukul 17.00 WIB bersamaan dengan hujan deras yang mengguyur petang itu.

“Angin menerjang sekitar 5 menit. Tapi berkecepatan tinggi. Ada tiga rumah di Pelemgadung yang dilaporkan mengalami kerusakan,” paparnya Senin (19/11/2018).

Baca Juga :  Meski di Tengah Pandemi, Musala Al Mahmudah Katelan Tangen Sembelih 2 Ekor Sapi dan 5 Kambing

Tiga rumah yang rusak itu diantaranya milik Narti (60) warga Ngepung RT 30, mengalami rusak ringan beberapa atap rumah yang terbuat dari genteng berjatuhan.

Tim Polsek Karangmalang saat melakukan pengecekan korban puting beliung. Foto/Wardoyo

Lantas milik Ngadiyo (60) di dukuh yang sama mengalami rusak ringan pada atap rumah yang terbuat dari asbes di teras rumah pada berjatuhan dan pecah.

“Satu rumah lainnya milik Sukidi (55) di dukuh yang sama. Mengalami rusak pada atap rumah yang terbuat dari genteng dan seng berjatuhan rusak,” terang Kapolsek.

Baca Juga :  Borok Kinerja DPU Sragen Kembali Ditelanjangi. Hartono Ungkap Indikasi Permainan Pembebasan Lahan Pabrik, Diduga Terkait Fee Ratusan Juta

Tak lama setelah kejadian, tim langsung diterjunkan ke lokasi melakukan pengecekan dan pendataan. Menurutnya hal itu dilakukan sebagai bentuk quick respon atas laporan masyarakat.

“Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 3 juta. Selanjutnya tim dan warga bergotong royong membantu evakuasi dan perbaikan rumah yang rusak ringan itu,” tandasnya. Wardoyo