loading...
Loading...
Kobaran api yang membakar mesin genset di GOR Diponegoro Sragen, Rabu (14/11/2018). Foto/Wardoyo

SRAGEN- Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Grobogan menyampaikan saat kebakaran genset di GOR Diponegoro Sragen, ada sekitar 400an peserta yang sedang mengerjakan ujian di dalam GOR.

“Tadi kejadiannya pas ujian CAT sesi keempat. Sebagian peserta masih ada di dalam mengerjakan ujian. Setiap sesi ada 450 peserta,” papar Kepala BKPPD Grobogan, Padma Saputra ditemui Joglosemarnews.com di GOR Diponegoro Sragen, Rabu (14/11/2018) petang.

Baca Juga :  Singkirkan 5 Kelompok, Balai Penyuluh Pertanian Colomadu Rebut Juara Lomba Asah Terampil 2019 

Namun ia memastikan insiden kebakaram genset di belakang GOR tak sampai berpengaruh pada jalannya ujian di dalam GOR. Listrik dan komputer untuk ujian tetap menyala karena disuplai dari PLN.

Sedang AC yang mati dampak genset yang terbakar, tak berpengaruh pada peserta.

“Karena kebetulan cuaca tadi agak sejuk dan dingin. Jadi mungkin peserta enggak tahu kalau AC-nya mati. Tapi sengaja memang nggak kami beritahu kalau ada kejadian itu, biar mereka bisa tenang dan hasilnya bisa maksimal,” jelasnya.

Baca Juga :  Cerita Haru Napi Asal Papua Berubah Total Usai Masuk Lapas Sragen. Menolak Pulang ke Papua, Ortu Trenyuh Merasa Hutang Budi ke Warga Sragen dan Bu Dirjen 

Padma memastikan hingga ujian sesi 4 selesai, semua berlangsung lancar. Pun dengan ujian sesi kelima dan keenam juga dipastikan tak bermasalah. Wardoyo

 

Loading...