loading...
Loading...
Ilustrasi pengeroyokan

SRAGEN- Seorang pelajar di sebuau SMA/K di Sragen berinisial FAS (17) ditemukan terkapar di halaman Toserba Luwes Sragen dinihari. Pelajar asal Nglorog, Sragen itu tak sadarkan diri usai dikeroyok sejumlah remaja tak dikenal.

Usut punya usut, aksi pengeroyokan ternyata dipicu oleh ulah iseng korban yang dipergoki sempat menggoda seorang ABG cantik. ABG asal Lemah Ireng, Jati Tengah, Sukodono berinisial HN (15) itu digoda dan dirayu saat tengah nongkrong di depan Luwes.

Data yang dihimpun di Mapolres Selasa (6/11/2018), aksi pengeroyokan sadis itu terjadi Minggu (4/11/2018) namun baru dilaporkan sehari berikutnya.

Menurut keterangan sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian, aksi pengeroyokan terjadi sekira pukul 01.10 WIB. Bermula ketika malam itu, HN bersama beberapa teman cewek ABG tengah nongkrong di depan Mall Luwes.

Baca Juga :  Berawal dari Pesan WA, Kedok Pengedar Sabu asal Sambirejo Sragen Terbongkar. Polisi Amankan Satu Bungkus Rokok Isi Sabu 

Sejumlah saksi melihat, saat itu FAS tergiur untuk menggoda HN.

Meski digoda, HN berusaha tegar dan mengacuhkan. Namun hal itu tak membuat FAS menyerah. Ia terus menggoda HN hingga ABG itu risih dan mengadu ke para pelaku.

Tak lama berselang, datang beberapa remaja laki-laki yang salah satunya diduga adalah teman dekat HN. Sempat bertanya dan ada yang mengetahui FAS menggoda HN, teman dekat HN itu kemudian tanpa basa basi langsung menghajar FAS.

Ia juga mengajak beberapa temannya mengeroyok FAS. Duel tak seimbang membuat FAS hanya bisa pasrah menjadi ajang bulan-bulanan bogem mentah. Pukulan tak terhitung yang datang membuatnya akhirnya tersungkur tak sadarkan diri.

Baca Juga :  Judi Kiu-kiu di Rumah Licin Kedawung Digerebek Polisi. Empat Tersangka dari Sragen dan Karanganyar Dijebloskan ke Bui 

Melihat sasarannya terkapar, para pelaku kemudian meninggalkan FAS yang tergeletak.

Kasus ini terungkap ketika keluarga korban mendapati FAS sudah di RSUD Sragen dalam kondisi tak sadarkan diri dan penuh luka lebam.

Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman membenarkan adanya kejadian itu. Saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan Polsek Sragen Kota. Wardoyo

 

Loading...