loading...
Loading...
Ilustrasi tangkap tikus

JOGJAKARTA- Ada-ada saja upaya untuk memberantas hama tikus. Di Sleman, petani diiming-imingi bonus Rp 3.000 bagi yang bisa mendapatkan tikus sawah dari Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3).

Hal ini sebagai upaya mengendalikan hama tikus bagi petani. Kepala DP3 Sleman Heru Saptono, Minggu (4/11/2018). Menurutnya, hama tikus itu munculnya sepanjang tahun. Untuk itu upaya pengendalian paling efektif dilakukan bersamaan. Karena tikus itu tidak dapat diberantas.

“Ini menjadi catatan tersendiri bagi daerah yang sepanjang tahun bertanam padi. Jika makanannya ada terus, otomatis tikus juga akan terus ada,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pemilihan Ketua Umum Kagama Periode 2019-2024, Ganjar Pranowo Kembali Terpilih

Selama ini wilayah yang cukup banyak serangan tikus ada di Sleman Barat. Di sana ketersediaan air ada sepanjang tahun. Hal ini membuat petani juga memilih untuk menanam padi sepanjang tahun.

Upaya pengendalian hama tikus yang dilakukan DP3 Sleman dengan membagikan benih padi gratis. Setidaknya ada 6,3 ton benih yang dibagikan kepada petani.

“Benih kami bagi secara bersamaan juga. Harapannya petani juga bisa serempak ketika memulai masa tanam. Karena biasanya yang menanam duluan itu yang sering diserang tikus. Untuk itu tanamnya harus serentak, guna mencegah datangnya tikus,” ujar Kepala Bidang Tanaman Pangan DP3 Sleman Rofik Andriyanto.

Baca Juga :  Tagihan Capai Rp 56 Juta, Keluarga Korban Klitih di Jalan Kenari Yogyakarta Bingung Bayar Biaya Rumah Sakit

Upaya ini diharapkan juga diimbangi dengan ketaatan petani untuk serentak dalam memulai pola tanam. Terutama bagi petani di Sleman Barat. Selain musimnya yang tidak teratur, petani di sana juga tetap memaksa untuk menanam padi sepanjang tahun.

www.teras.id

Loading...