JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Salut, Peringati Hari Pahlawan Ratusan Napi Lapas Sragen Serempak Nyanyikan Lagu Nasional. Kalapas Serukan Semua Bisa Jadi Pahlawan! 

Kalapas Sragen, Yosef Benyamin Yembise berbaur bersama napi dan karyawan dalam acara Gathering of Heroes di Aula Lapas Sragen, Sabtu (10/11/2018). Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Kalapas Sragen, Yosef Benyamin Yembise berbaur bersama napi dan karyawan dalam acara Gathering of Heroes di Aula Lapas Sragen, Sabtu (10/11/2018). Foto/Wardoyo

SRAGEN- Momentum peringatan Hari Pahlawan diperingati secara berbeda di Lapas Kelas II A Sragen. Tak hanya bakti sosial membersihkan Taman Makam Pahlawan, ratusan warna binaan (napi) juga diajak untuk berkumpul menyanyikan lagu kebangsaan dan mengenang jasa para pahlawan.

Kegiatan itu dikemas dalam agenda “Gathering of Heroes” yang digelar di Aula Lapas Sragen, Sabtu (10/11/2018). Ratusan napi dari berbagai blok bersama staff dan pegawai Lapas berbaur dengan Kalapas mengikuti acara tersebut.

Dipimpin Kalapas Yosef Benyamin Yembise, napi diajak untuk mengingat perjuangan para pahlawan yang berjuang merebut kemerdekaan. Sebagai penegas, mereka juga diajak menyanyikan lagu-lagu nasional.

Baca Juga :  Jumlah Pasien PDP Corona Sragen Melonjak Tambah 7 Orang. Total 13 PDP Dirawat, Kasus Positif Tembus 51, 41 Sembuh dan 26 Meninggal Dunia

Kalapas mengungkapkan kegiatan Gathering of Heroes itu digelar secara serentak di seluruh UPT Kementerian Hukum dan HAM lewat teleconference.

Ratusan napi saat dibimbing menyanyi lagu kebangsaan dan lagu nasional secara serempak. Foto/Wardoyo

Kegiatan itu ditujukan untuk menggugah semangat nasionalisme di kalangan keluarga Lapas mulai dari napi, pegawai hingga semua elemen yang ada.

“Dengan mengingat para pahlawan, setidaknya akan membangun kesadaran bagi semua untuk memiliki jiwa nasionalisme dan jiwa seperti pahlawan. Sehingga semua warga binaan bisa mempunyai semangat baru untuk hidup lebih baik. Harapan akhirnya mereka nantinya bisa memberikan kontribusi positif pada masyarakat sesuai dengan tujuan Pemasyarakatan yaitu re-integrasi sosial,” ujar Kalapas kelahiran Papua itu, seusai acara.

Baca Juga :  Bukan Bunuh Diri, Kapolsek Ungkap Penyebab Kematian Mayat Pria Telanjang Dada di Pos Ronda Sragen Kota. Ada Warga Lihat Korban Sempat Melambaikan Tangan

Di bagian akhir, Yosef mengajak seluruh petugas, warga Binaan dan masyarakat untuk menjadikan peringatan Hari Pahlawan sebagai momentum untuk bersatu padu dalam kebhinekaan. Lebih spesifik lagi, semua diharapkan bisa memberikan kontribusi positif untuk kerja yang nyata di masyarakat dan secara khusus di Lapas Sragen.

“Pahlawan dulu berjuang untuk merebut kemerdekaan, kalau sekarang kita tinggal melanjutkan perjuangan dan mengisi kemerdekaan. Caranya dengan memberikan kontribusi terbaik yang kita miliki untuk masyarakat bangsa dan negara ini. Itulah makna pahlawan yang sesungguhnya,” tandasnya. Wardoyo