loading...
Loading...
AKBP Arif Budiman. Foto/Wardoyo

SRAGEN- Di tengah ancaman kerusakan alam yang makin terlihat, masih ada saja oknum yang nekat melakukan penebangan hutan secara liar. Seperti yang terjadi di Sukodono, Sragen.

Seorang pria paruh baya, Daliman (57) warga Dukuh Ngadirejo, Gebang, Sukodono tertangkap melakukan ilegal logging di hutan milik Perhutani RPH Tangen.

Akibat ulahnya, Daliman pun terpaksa harus meringkuk di sel Polres Sragen. Ia ditangkap Polsek Sukodono, Sabtu (3/11/2018) dengan barang bukti enam batang kayu jati gelondongan hasil penebangan liarnya.

Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman mengungkapkan enam batang jati yang diamankan berukuran sekitar empat meter.

Baca Juga :  Aula SMKN 1 Miri dan Water Boom Hancur, Ratusan TNI dan Polisi Serta Relawan Dikerahkan Bantu Evakuasi Puing-Puing Reruntuhan 
Tersangka penjarahan hutan jati yang berhasil diamankan Polres. Foto/Wardoyo

Aksi tersangka terdeteksi oleh dua orang petugas patroli selaku mandor Perhutani yang memergoki tersangkan menebang jati di Petak 1 C tanaman jati tahun 2009 RPH Tangen.

“Tersangka menebang enam batang jati di hutan Perhutani RPH Tangen yang masuk wilayah Desa Gebang, Kecamatan Sukodono,” paparnya Minggu (4/11/2018).

Dalam aksinya, ternyata Daliman tak sendirian. Namun saat digerebek, beberapa rekannya berhasil kabur. Dari keterangan pelaku, rencana batang pohon jati tersebut akan ia jual dengan estimasi harga masing-masing Rp 2,5 juta.

Baca Juga :  Fakta Baru Tabrak Lari Tewaskan Polisi Sragen, Bripka Kurniawan. Tersangka Sempat Buang Jaketnya ke Sungai, Ini Tujuannya! 

Selain mengamankan pelaku, petugas juga menyita barangbukti berupa dua gergaji tangan yang di gunakan pelaku, dan enam batang kayu jati berukuran kurang lebih 4 meter. Wardoyo

Loading...