JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Sosok Ubaidillah Salabi, Pejabat Korban Pesawat Lion Air asal Karanganyar. Dikenal Cerdas, Jadi Panutan di Kementerian LHK 

Almarhum Ubaidillah semasa hidupnya. Foto/Istimewa
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Almarhum Ubaidillah semasa hidupnya. Foto/Istimewa

KARANGANYAR- Kematian tragis  Ubaidillah Salabi, pejabat Kementerian LHK asal Karanganyar yang menjadi korban jatuhnya Lion Air, menyisakan duka bagi jajaran Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK).

Pasalnya, Ubaidillah yang menjabat sebagai Kasubdit Inventarisasi IPSDH Departemen Kehutanan Kementerian LHK dikenal sebagai sosok yang cerdas dan berkinerja baik.

Hal itu disampaikan Staf Khusus Kementerian LHK Yuyu Rahayu, yang hadir melayat di rumah duka di Tasikmadu, Karanganyar, Rabu (7/11/2018) siang.

Baca Juga :  Kasus Covid-19 Karanganyar Kembali Meningkat, DKK Ingatkan Pejabat Instansi yang Kunjungan Luar Kota Zona Merah Sebaiknya Rapid Test Dulu!

Kepada awak media, Yuyu mengungkap sosok Ubaidillah adalah panutan bagi bawahannya. Ia memandang Ubaidillah sebagai figur yang baik dan selalu serius dalam bekerja.

“Beliau orang yang baik, agak pendiam namun serius dalam bekerja sehingga menjadi panutan bagi bawahannya,” kata Yuyu di hadapan para pelayat.

Suasana pemberangkatan jenasah Ubadillah Salabi, pejabat korban Lion Air JT 610 asal Tasikmadu, Karanganyar menuju pemakaman Rabu (7/11/2018). Foto/Wardoyo

Ubaidillah merupakan satu dari 181 penumpang pesawat nahas Lion Air JT 610 yang hancur saat melakukan penerbangan dari Jakarta menuju  Pangkalpinang, Senin (29/11/2018) pagi.

Baca Juga :  Disidang LBH Muhammadiyah, Oknum LSM dan Wartawan Dalang Kasus Pemerasan Guru dan Kasek 11 TK Aisyiyah Nekat Berkelit. Mengaku Tak Saling Berhubungan, Saling Elak Ditanya Siapa Yang Minta Uang Damai Rp 5 Juta!

Ubaidillah masuk dalam daftar manifest penumpang. Kepergiannya ke Pangkalpinang disebut dalam rangka menjadi narasumber dalam acara di Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) Belitung.

Alamarhum meninggalkan istri dan empat orang anak. Selanjutnya jenazah Ubaidillah dikebumikan di pemakaman Sasono Loyo Dusun Karangmojo, Tasikmadu. Wardoyo