JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Terungkap, Misteri Penyebab Kematian Sunarto Korban Tragedi Listrik di Sumberlawang Sragen. Begini Pesan Kerabat Untuk Masyarakat 

Makam Sunarto, korban tragedi listrik di Sumberlawang Sragen. Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Makam Sunarto, korban tragedi listrik di Sumberlawang Sragen. Foto/Wardoyo

SRAGEN- Misteri kematian tragis Sunarto (50) pria asal Semarang saat memperbaiki jaringan listrik di Mojopuro, Sumberlawang, Sragen Jumat (16/11/2018) malam akhirnya terkuak. Pria yang berprofesi sebagai tukang sound system itu diduga kuat tewas setelah tersengat listrik lantaran memperbaiki listrik tanpa pengaman apapun.

Hal itu diungkapkan keponakan almarhum, Suryo (30). Kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Suryo menuturkan dari keterangan yang diperolehnya di rumah duka, saat kejadian korban memang dimintai tolong oleh pemilik rumah untuk membetulkan listriknya yang padam.

“Kebetulan yang minta tolong itu dekat rumah neneknya. Dia memang asli Sumberlawang, meskipun pernah merantau di Semarang. Nah saat mbenahi listrik, almarhum ini manjat tiang listrik tanpa pengaman apa-apa,” paparnya Selasa (20/11/2018).

Suryo menguraikan sebenarnya almarhum punya pengalaman dan dirasa paham dengan seluk beluk kelistrikan.

Baca Juga :  KKN Kreatif di Masa Pandemi, Mahasiswi UNS asal Sragen Ini Gencarkan Sosialisasi, Baksos Hingga Pasang MMT Cegah Covid di Kampung Sendiri. Tokoh Masyarakat Pun Sampaikan Apresiasi

Hanya saja, tiadanya alat pengaman saat naik ke tiang listrik, diduga menjadi pemicu almarhum akhirnya tersengat listrik dan kemudian terpental jatuh.

Lebih lanjut, ia hanya berharap semoga kejadian yang menimpa pamannya itu bisa menjadi pembelajaran bagi semua orang.

Bahwa listrik apalagi yang bertegangan tinggi, tak bisa dianggap sepele. Sehingga ketika hendak memperbaiki, hendaknya memang yang berkompeten dan benar-benar petugas di bidangnya.

“Pesan saya, semoga kejadian ini bisa menjadi edukasi bagi semua orang. Kalau membetulkan listrik ya harus orang kompeten di bidangnyabdan peralatan keselamatan harus diutamakan. Almarhum sebenarnya mudeng listrik, tapi naik tiang listrik nggak pakai pengaman babar blas,” pungkas Suryo yang juga wartawan televisi lokal TATV itu.

Baca Juga :  Terlanjur Bersemangat Masuk Sekolah, Siswa TK hingga SMP di Sragen Terpaksa Harus Kembali Belajar di Rumah. Saking Semangatnya Siswa Baru Sampai Sudah Pakai Seragam!

Sunarto ditemukan tewas mengenaskan saat memperbaiki jaringan listrik yang mati di rumah salah satu warga di Desa Mojopuro, Sumberlawang Jumat (16/11/2018) malam.

Korban tewas setelah terjatuh dari tangga setinggi lima meter yang digunakan sebagai pijakan. Kapolsek Sumberlawang, AKP Suseno mewakili Kapolres AKBP Arif Budiman Sabtu (17/11/2018) mengatakan Suwono hendak menolong korban. Namun Sunarto sudah keburu terjatuh, dengan posisi kepala membentur cor bahu jalan.

Akibat dari benturan itu, Sunarto langsung meninggal dengan telinga dan hidungnya mengeluarkan darah.

“Dari keterangan dokter rumah sakit menyatakan bahwa korban meninggal akibat benturan pada kepala. Tidak ada tanda penganiayaan ataupun tanda akibat tersetrum aliran listrik,” tukasnya. Wardoyo