loading...
Loading...
Bupati meresmikan penggunaan GP3D dan PLUT Sukoharjo.

SUKOHARJO–Bupati Wardoyo Wijaya membuka dan meresmikan Pusat Promosi Produk Unggulan UMKM di Gedung Pusat Promosi Potensi Daerah (GP3D) Graha Wijaya sekaligus diresmikan Pusat layanan Usaha Terpadu (PLUT) Kabupaten Sukoharjo.

Selain itu turut diserahkan bantuan kredit usaha rakyat berupa uang permodalan oleh Bupati kepada penerima bantuan.

Bupati berharap Gedung Pusat Promosi Potensi Daerah Graha Wijaya yang dulu lebih dikenal dengan gedung lowo dapat dioptimalkan fungsinya. Guna mendukung pembangunan khususnya sektor ekonomi melalui penguatan usaha  mikro, kecil dan menengah yang ada di kabupaten Sukoharjo.

“UMKM menjadi salah satu tulang punggung perekonomian di Indonesia. Sektor UMKM sudah menjadi agenda pembangunan ekonomi Nasional sehingga keberadaannya harus dioptimalkan. Salah satu upaya yang dilakukan di Sukoharjo adalah dengan membangun gedung pusat promosi potensi produk unggulan tersebut,” Bupati, Kamis (1/11/2018).

Baca Juga :  Begini Kronologis Penemuan Barang Diduga Sabu di Dekat Gudang Sampah Dukuh Pantirejo Desa Grogol Kecamatan Grogol Sukoharjo, Tidak Diduga Segini Beratnya

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Sukoharjo Sutarmo,  menyampaikan, selain pembukaan Pusat Promosi Produk Unggulan UMKM, di gedung yang sama sekaligus diresmikan Kantor Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) yang bekerjasama dengan UNS Solo. “Dengan pembukaan pusat promosi produk unggulan ini, kami berharap mampu meningkatkan daya saing, produktivitas produk UMKM di Sukoharjo,” ujar dia.

Pemkab berharap dapat menumbuhkan rasa cinta masyarakat terhadap produk lokal Sukoharjo sehingga menunjang pengembangan UMKM. Sutarmo, menyebutkan terdapat 78 UMKM yang menempati Pusat Promosi Produk Unggulan di GP3D Graha Wijaya.

Ke-78 UMKM tersebut telah lolos seleksi oleh tim penjaringan. Untuk lantai 1, terdapat 18 UMKM batik dan perajin, lantai 2 terdapat 18 UMKM fashion dan aksesoris, lantai 3 terdapat 26 UMKM yang terdiri dari 12 UMKM makanan dan 14 UMKM kuliner. Sedangkan lantai 4 untuk 18 UMKM produk elektronik dan handphone serta untuk Kantor PLUT.

Baca Juga :  Ini Lho Jumlah RTLH di Sukoharjo. Tahun Ini Dapat Anggaran Rehab 11 M

“Saat ini masih terdapat empat kios yang kosong dan direncanakan sebagian untuk tempat ATM,” jelas Sutarmo.

Ditambahkan, ujar Sutarmo, untuk terus meramaikan lokasi, dinas akan melakukan promosi ke masyarakat dan juga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemkab Sukoharjo. Selain itu, bekerjasama dengan berbagai pihak untuk menggelar event pameran serta outing class bagi siswa SMP dan SMA. PLUT sendiri juga sudah membuat aplikasi yang bisa diunduh melalui “play store” mengenai UMKM Sukoharjo.

Sebagai bentuk dukungan Pemkab Sukoharjo, Bupati pun menggratiskan biaya sewa kios sampai bulan Desember 2018 nanti. Setelah itu baru akan dievaluasi kembali berapa tarif yang akan diberlakukan pada penghuni gedung. Aris Arianto

Loading...