loading...
Loading...
Ketua AMM, Muhammad Dai saat menyampaikan sambutan pada konsolidasi relawan Prabowo-Sandi di Hotel Arini, Selasa (25/12/20113)

SOLO-Sebanyak 108 kelompok relawan pasangan calon presiden-wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang berada di Surakarta dan sekitarnya bertekad memenangkan pasangan nomor 02 tersebut di kawasan Soloraya.

Tekad tersebut sekaligus ingin mematahkan stigma bahwa wilayah Jawa Tengah khususnya kawasan eks Karesidenan Surakarta akan sulit dimenangkan pasangan Prabowo-Sandiaga mengingat di kawasan ini Jokowi menang telak saat Pilpres 2014 lalu.

Dalam siaran pers yang diterima Joglosemarnews menyebutkan, para relawan Prabowo-Sandiaga tidak akan putus asa memutar strategi untuk bisa menang di kawasan ini. Hal itu ditegaskan mereka saat menggelar pertemuan Koordinasi dan Konsolidasi Relawan Prabowo-Sandi Soloraya di Hotel Arini, Purwosari, Solo, Selasa (25/12/2018).

“Dengan seluruh ihtiar serta doa seluruh relawan dan pendukung Prabowo-Sandi, Wilayah Jawa Tengah khususnya di kawasan eks Karesidenan Surakarta atau Soloraya bukanlah hal mustahil bisa kita menangkan,” ungkap Bambang Sukoco, yang memandu kegiatan Konsolidasi dan Koordinasi Relawan Prabowo-Sandi tersebut.

Bambang Sukoco yang berasal dari kelompok relawan Aliansi Masyarakat Madani (AMM) itu mengajak semua relawan bekerja keras dan berpikir cerdas untuk bisa meraih suara maksimal bagi Prabowo-Sandi. Mengingat kawasan Surakarta dan sekitarnya adalah lumbung suara Joko Widodo (Jokowi) pada Pilpres 2014 karena saat itu bisa meraih di atas 80 persen.

Baca Juga :  Bosan Dengar Janji, Novel: Ini Janji Kelima Jokowi

“Namun kondisi sekarang sudah beda, ada semangat luar biasa dari masyarakat untuk berubah dari keterpurukan dan lepas dari perlakuan yang tidak berkeadilan. Tren dukungan untuk Pak Prabowo-Sandiaga terus meningkat. Insya Allah kita jemput pemimpin baru di 2019,” ungkapnya.

Para relawan berpose bersama usai rapat konsolidasi. Foto : dok panitia

 

Dalam ajang konsolidasi dan koordinasi yang dinisiasi oleh AMM itu, dihadiri perwakilan kelompok relawan nomor urut 02 yang berasal dari Soloraya. Mereka membahas berbagai persoalan mulai dari strategi, penyamaan persepsi dan hal-hal teknis lainnya. “Kita juga akan membuat Sekber (Sekretariat Bersama) untuk memenangkan Prabowo-Sandi. Agar lebih tertata,” ujar M Taufiq SH dari kelompok relawan alumni UNS, Semar Padi.

Hadir dalam kesempatan itu, Ferry Juliantono selaku Wakil Direktur Badan Pemenangan Nasional (BPN) Tim Capres Prabowo-Sandi, Abdul Wachid selaku Ketua Pemenangan Jateng, tokoh Mega Bintang Mudrick Sangidoe dan sejumlah tokoh lainnya.

Dalam kesempatan itu, Ferry Juliantono juga memompa semangat para relawan. “Saya percaya bahwa masyarakat Jateng ini termasuk Surakarta ini masyarakatnya sangat terbuka dan cair. Karena di Jateng Golkar pernah menang, PDIP juga pernah menang, Demokrat juga pernah menang. Ini menunjukkan masyarakatnya sangat terbuka dalam melihat dukungan politik. Tahun 2014 lalu Pak Jokowi pernah menang di Jateng, dan bisa jadi 2019 ganti yang menang adalah Pak Prabowo,” kata Ferry.

Baca Juga :  Pengamat: Program Kerja Watimpres Tidak Jelas

Muhammad Dai selaku Ketua AMM menambahkan, meski kegiatan konsolidasi dan koordinasi ini diinisiasi oleh AMM, forum tersebut milik semua kelompok relawan. Dai berharap koordinasi jalan terus dan tidak berhenti hari itu. Mereka diharapkan intens melakukan koordinasi antar kelompok relawan.(Marwantoro)

 

 

Loading...