JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sukoharjo

2.150 Liter Ciu dan Oplosan Dimusnahkan di Sukoharjo

Pemusnahan miras di Sukoharjo
Pemusnahan miras di Sukoharjo

SUKOHARJO–Wakil Bupati Sukoharjo, Purwadi menghadiri upacara apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Lilin  Candi 2018, di halaman Setda Pemkab Sukoharjo, Jumat (21/12/2018).

Selesai apel gelar pasukan, Wakil Bupati bersama Kapolres dan Dandim melanjutkan pengecekan pasukan. Diteruskan penandatanganan berita acara pemusnahan barang bukti miras.

Jumlah pemusnahan barang bukti sebanyak 2.150 liter jenis Ciu dan oplosan.

Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi selaku inspektur upacara membacakan  amanat Kapolri, Jenderal Polisi Tito Karnavian. Dia mengatakan apel gelar pasukan yang diselenggarakan secara serentak di seluruh jajaran ini, merupakan momentum penting untuk meninjau kesiapsiagaan personil melakukan pengecekan sarana dan prasarana pengamanan serta guna memperkuat soliditas para pemangku kepentingan yang dilibatkan dalam pengamanan hari raya Natal 2018 dan tahun baru 2019.

Baca Juga :  Kasus Positif COVID-19 di Sukoharjo Kini Bertambah 11 Menjadi 589, Pasien Meninggal Tidak Bertambah

Perayaan natal dan pergantian tahun merupakan momen yang akan dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berkumpul bersama keluarga Karena diiringi pula dengan penetapan libur nasional. Realitas ini memberikan dampak signifikan terhadap kehidupan bermasyarakat, seperti terjadinya peningkatan intensitas kegiatan masyarakat, mobilitas moda transportasi serta peningkatan demand terhadap kebutuhan pokok khususnya bahan pangan kondisi ini memunculkan potensi kerawanan yang harus menjadi perhatian kita bersama.

Baca Juga :  Catat Lur Ini Daftar Denda Bagi yang Tidak Memakai Masker di Sukoharjo, Awalnya 50 Ribu Kalau Masih Nekat Dendanya Bakal Digandakan

Operasi kepolisian terpusat ini dilaksanakan selama 10 hari sejak 23 Desember 2018 sampai dengan 1 Januari 2019. Kecuali pada 13 Polda prioritas di Sumut, Lampung, Banten, Metro Jaya, Jabar, Jateng, Jatim, Bali, sulut, Maluku, NTT dan Papua di mana kegiatan operasi akan digelar selama 12 hari terhitung sejak 21 Desember 2018. Aris Arianto