loading...
Loading...
Aunthurium jenis Eka Gormedov koleksi Nano Priyanto

SRAGEN- Bisnis tanaman hias jenis aunthurium kembali menggeliat. Sempat mengalami kejayaan lalu tenggelam, kini kebangkitan tanaman hias berdaun indah mendadak kembali booming.

Munculnya sejumlah varian baru dari jenis-jenis aunthurium kelas atas muncul dan mulai banyak diburu. Menggeliatnya bisnis tanaman hias itu seiring dengan makin banyaknya kontes dan latber yang digelar pecinta tanaman hias di berbagai wilayah.

Salah satunya di Ngargoyoso, Karanganyar sepekan silam. Dari event pameran dan kontes nasional yang diikuti pecinta tanaman hias dari berbagai daerah di Indonesia itu, memunculkan banyak jenis baru yang memikat.

Seperti tanaman hias koleksi dari Nano Priyanto, salah satu pehobi tanaman hias asal Polokarto, Sukoharjo. Pria yang dikenal sebagai wirausahawan bidang pendidikan dan mengajar di Sragen itu, membuat kagum setelah koleksi tanaman hias terbarunya sukses memborong lima gelar juara.

Baca Juga :  Kasus Korupsi RSUD Sragen, Kajari Isyaratkan Tersangka Dimungkinkan Bisa Bertambah. Total 20 Saksi Diperiksa, Salah Satunya Pihak Ini!

Menariknya, tanaman yang ia pamerkan maupun ia koleksi, rata-rata memilili keistimewaan dan keunikan. Hal itulah yang membuat harga tanaman hiasnya berbanderol belasan hingga puluhan juta rupiah.

“Ada jenis Mangkok Varigata yang saya namain Poseidon. Harganya sampai Rp  30 juta. Lalu yang barusaja juara ada jenis Hookery yang saya namain Blood Red dengan harga Rp 10 juta,” paparnya Sabtu (1/12/2018).

Varian baru Poseidon. Foto/Wardoyo

Nano juga menyebut beberapa jenis yang punya keunikan tersendiri. Seperti jenmanii dengan lekukan kecil dan ia beri nama Eka Gormedov. Jenis itu dibanderolnya Rp 9 juta.

Hookery Blood Red. Foto/Wardoyo

Ada juga MK Mini yang diberi nama Leopard. Meski kecil, karakter daunnya dan keindahannya menempatkannya menjadi andalan dengan harga Rp 50 juta.

MK Mini Leopard. Foto/Wardoyo

Lantas ada pula yang barusaja menjadi juara di kontes nasional yakni jenis Cobra Varigata bernama Wisanggeni yang ia banderol Rp 15 juta.

Baca Juga :  Dramatis, Evakuasi Jenazah Sopir Bus Pariwisata Trans 88 Yang Kecelakaan Maut Gasak Truk Gandeng di Tol Sambungmacan Sragen. Korban Terjepit Bodi Ringsek, Butuh Setengah Jam Melepasnya

“Yang ini MK Armagedon harganya lumayan tinggi. Kita banderol Rp 30 juta,” tukasnya.

Cobra Varigata Wisanggeni. Foto/Wardoyo

Nano menambahkan meski banyak koleksi tanaman hias aunthuriumnya yang berkelas dan berharga mahal, ia mengaku bahwa komersil bukanlah tujuan utamanya.

MK Armagedon. Foto/Wardoyo

Namun ia lebih memandang berkecimpung dengan tanaman hias aunthurium sejatinya lebih sebagai hobi yang bisa memacu motivasi dan semangat kerjanya. Wardoyo

Loading...