JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Diduga Korupsi di 14 Proyek, 2 Petinggi PT Waskita Karya Resmi Tersangka

ilustrasi/tempo.co
ilustrasi

JAKARTA – Kepala Divisi II PT Waskita Karya, Fathor Rachman dan Kepala Bagian Keuangan dan Resiko Divisi II PT Waskita Karya, Yuly Ariandi Siregar resmi ditetapan sebagai tersangka korupsi.

Oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) keduanya disangka melakukan korupsi di 14 proyek infrastruktur yang dikerjakan perusahaan tersebut.

“Diduga negara sangat dirugikan dari korupsi proyek infrastruktur yang tersebar di Jakarta, Jawa Barat hingga Papua ini,” kata Ketua KPK, Agus Rahardjo di kantornya, Senin (17/12/2018).

KPK menyangka kedua orang itu telah merugikan keuangan negara terkait pelaksanaan pekerjaan subkontraktor fiktif pada proyek-proyek yang dikerjakan perusahaannya.

Menurut KPK, Fathor dan Yuly menunjuk subkontraktor untuk mengerjakan proyek yang sebenarnya telah dikerjakan oleh perusahaan lain.

Baca Juga :  Kasus Joko Tjandra, Kejagung Buru Bukti Perjalanan Jaksa Pinangki Keluar Negeri

KPK menyatakan sejumlah subkontraktor yang ditunjuk itu tidak melakukan pengerjaan proyek sebagaimana tercantum dalam kontrak.

Meski begitu, pihak PT Waskita tetap melakukan pembayaran ke perusahaan subkontraktor tersebut. Pihak subkontraktor pun itu kembali menyerahkan uang hasil pembayaran kepada sejumlah pihak, termasuk Fathor dan Yuly.

KPK telah mengidentifikasi ada 14 proyek yang diduga dikorupsi dengan total kerugian negara Rp 186 miliar. Berikut proyek yang telah teridentifikasi dikorupsi:

  1. Proyek Normalisasi Kali Bekasi Hilir, Bekasi, Jawa Barat.
  2. Proyek Banjir Kanal Timur (BKT) Paket 22, Jakarta.
  3. Proyek Bandara Udara Kuala Namu, Sumatera Utara.
  4. Proyek Bendungan Jati Gede, Sumedang, Jawa Barat.
  5. Proyek Normalisasi Kali Pesanggrahan Paket 1, Jakarta.
  6. Proyek PLTA Genyem, Papua.
  7. Proyek Tol Cinere-Jagorawi (Cljago) Seksi 1, Jawa Barat.
  8. Proyek Fly Over Tubagus Angke, Jakarta.
  9. Proyek Fly Over Merak- Balaraja, Banten.
  10. Proyek Jalan Layang Non Tol Antasari Blok M (Paket Lapangan Mabak), Jakarta.
  11. Proyek Jakarta Outer Ring Road (ORR) seksi W 1, Jakarta.
  12. Proyek Tol Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa Paket 2, Bali.
  13. Proyek Tol Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa Paket 4, Bali.
  14. Proyek Jembatan Aji Tulur-Jejangkat, Kutai Barat, Kalimantan Timur.

    www.tempo.co