JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Dinas Pendidikan Sragen Usut Kasus Dugaan Penjualan Lapangan SMPN 2 Sidoharjo. Terjunkan Tim, Panggil Kepala Sekolah 

Tiang gawang dari besi dan berkarat menjadi saksi kondisi Lapangan SMPN 2 Sidoharjo yang kini menjadi polemik lantaran terindikasi dijual dan dirombak untuk dijadikan sawah. Foto/Wardoyo
Warga dan perwakilan komite SMPN 2 Sidoharjo saat mengecek ke lapangan, Sabtu (8/12/2018). Foto/Wardoyo

SRAGEN- Kasus dugaan perombakan lapangan SMPN 2 Sidoharjo yang dikabarkan dibuat sawah dan disewakan diam-diam, memantik respon dari Dinas Pendidikan Sragen. Kepala Dinas Pendidikan Sragen, Suwardi memastikan tim sudah diterjunkan untuk menindaklanjuti kasus itu.

Ia mengatakan tim sudah diterjunkan beberapa hari lalu usai mencuatnya berita dugaan penjualan lapangan sekolah di Dukuh Ngemplak, Desa Taraman, Sidoharjo itu.

Baca Juga :  Jelang Pilkades 25 Desa, Kapolres Sragen Imbau Semua Berkompetisi dengan Sehat. Ini Kerawanan yang Diwaspadai!

“Sudah, kemarin tim sudah ke lapangan untuk mengecek dan mengklarifikasi ke pihak sekolah,” papar Suwardi Rabu (12/12/2018).

Menurut Suwardi, Kepala SMPN 2 Sidoharjo juga sudah dipanggil ke dinas untuk dikroscek perihal lapangan. Namun hasil pemanggilan dan kroscek ke lapangan, ia mengatakan masih menunggu hasilnya.

Pun saat ditanya apakah pihak sekolah memang menjual atau menyewakan lapangan dirombak jadi sawah, Suwardi masih menunggu hasil tim.

Baca Juga :  Perjalanan Karier Oemarsono, dari PNS Biasa, Kabag Pemerintahan di Sragen Jadi Bupati Wonogiri hingga Gubernur di Lampung

“Ditunggu saja,” urainya.

Meski demikian, ia menegaskan lapangan sekolah memang tak boleh dialihfungsikan atau dijual.

“Kami masih menunggu hasil dari tim, bagaimana kepastiannya,” tukasnya.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua