JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Duh, Survei Internal TKN Ungkap Elektabilitas Jokowi-Maruf di Sejumlah Daerah Turun

Tim Bravo 5. tempo.co
Tes Kesehatan Pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin Ditemani Anak Bungsunya. tempo.co

JAKARTA- Memasuki penghujung tahun 2018 atau empat bulan sebelum Pilpres,

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Joko Widodo atau Jokowi – Ma’ruf Amin, Arsul Sani, mengungkap statemen mengejutkan.

Ia mengakui ada beberapa perubahan terkait elektabilitas pasangan calon jagoannya. Arsul mengatakan, hasil survei internal mencatat elektabilitas Jokowi tercatat turun dan naik di sejumlah daerah.

Arsul mengatakan naik-turunnya elektabilitas itu juga terjadi terhadap pasangan Prabowo – Sandiaga. Arsul pun menilai hal itu biasa saja. Meski begitu, Arsul enggan merinci daerah mana saja yang dia maksud.

Baca Juga :  Pemkot Bekasi Beri Rp 1 Juta Per RW Untuk Tangani Covid-19

“Ada daerah yang saya lihat memang di mana Pak Jokowi turun, Pak Prabowo naik. Ada juga yang Pak Prabowo turun, Pak Jokowi naik. Ada juga yang dua-duanya turun,” ujar Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 3 Desember 2018.

Hal ini disampaikan Arsul menanggapi kemungkinan naiknya elektabilitas Prabowo Subianto sekaligus tergerusnya keterpilihan Jokowi seusai Reuni 212 yang digelar Ahad kemarin, 2 Desember 2018. Arsul mengatakan, sikap dan pilihan politik orang-orang yang hadir dalam acara itu sudah jelas.

Mereka, ujar dia, memang bukan basis massa pendukung Jokowi. Pada saat bersamaan, massa itu juga sudah termasuk dalam hitungan konstituen Prabowo selama ini.

Baca Juga :  KPU Beri Waktu 14 Hari Bagi Pasangan Calon dalam Pilkada 2020 untuk Berkampanye Via Medsos

“Jadi enggak ada cerita menggerus elektabilitas,” kata Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan ini.

Di sisi lain, kubu Prabowo Subianto – Sandiaga Uno kerap mengklaim bahwa selisih suara kedua pasangan calon semakin mengecil.

Sandiaga, misalnya, mengatakan selisih elektabilitas Jokowi dan Prabowo kini berada di kisaran 11 persen. Sandiaga juga mengklaim hasil survei internal timnya mencatat elektabilitas inkumben cenderung menurun.

www.tempo.co