JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sukoharjo

Hati-hati, Angkutan Umum Dilarang Untuk Branding Caleg dan Capres

pemilu
Ilustrasi

SUKOHARJO-Angkutan umum khususnya plat kuning dilarang digunakan untuk memasang stiker atau alat peraga kampanye. Tindakan branding tersebut menyalahi regulasi tentang Pemilu.

Divisi Sengketa Bawaslu Sukoharjo Eko Budiyanto mengungkapkan hal tersebut, Rabu (5/12/2018). Dia menerangkan, branding caleg atau capres tidak boleh dilakukan di angkutan umum. Pasalnya angkutan umum merupakan salah satu fasilitas publik.

Baca Juga :  Catat Lur Ini Daftar Denda Bagi yang Tidak Memakai Masker di Sukoharjo, Awalnya 50 Ribu Kalau Masih Nekat Dendanya Bakal Digandakan

“Dilarang branding di angkutan umum plat kuning. Angkutan umum termasuk fasilitas publik tidak boleh untuk politik,” tegas dia.

Dia menandaskan, larangan pemasangan APK pada angkutan umum diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 23 Tahun 2018. Dia menyebutkan ada pandangan bahwa memasang foto caleg atau capres di angkutan umum dinilai efektif.

Baca Juga :  Kasus Terkonfirmasi Positif COVID-19 di Sukoharjo Kini Melampaui Angka 600, Pasien Meninggal Bertambah Satu Orang

“Rencananya kami akan melakukan penertiban bersama institusi lain,” sebut dia.

Hanya saja, pihaknya bakal memberikan imbauan terlebih dahulu. Pemilik angkutan umum maupun tim sukses diminta tidak memasang APK yang jelas melanggar itu. Aris Arianto